HUT ke-13 Gong Perdamaian Dunia, Wacana Pergantian Nama Ciamis ke Galuh Kembali Bergaung

Dalam peringatan HUT ke-13 Gong Perdamaian Dunia, wacana pergantian nama Ciamis ke Galuh kembali muncul.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Andri M Dani
Peringatan 13 tahun Gong Perdamaian Dunia di Situs Karangkamulyan Ciamis Jumat (9/9/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan HUT ke-13 Gong Perdamaian Dunia (World Peace Gong) di Situs Karangkamulyan, Cijeungjing, Ciamis, Jumat (9/9/2022), berlangsung lebih meriah. 

Tak hanya dihadiri tokoh-tokoh kerukunan umat beragama dan kesukuan di Jawa Barat, tapi juga dari berbagai wilayah di Tanah Air, seperti Sultan Deli Serdang dan Ketua Parisada Hindu Dharma Bali.  

Acara juga dihadiri Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya dan Wabup Yana D Putra, Forkopimda serta jajaran  pejabat Lingkup Pemkab Ciamis.

Wawakil Galuh Rd Hanief Radinal Muchtar juga hadir.

Begitu juga pendiri Gong Perdamaian Dunia di Situs Karangkamulyan, Rr Paramita Rusadi dan Duta Perdamaian Nusantara Bunda Ully Sigar Rusadi.

Gong Perdamaian Dunia di Situs Karangkamulyan (Kuta Galuh Purba) yang digagas pendiriannya oleh Irjen Pol (Purn) Anton Charlian MPKN yang akrab dipanggil Abah Anton bersama mendiang Mr Djuyoto Suntani (Presiden Gong Perdamaian Dunia) diresmikan berdirinya tanggal 9 September 2009 pukul 09.09, tiga belas tahun lalu.

Gong ini menjadi gong terbesar yang ada di Tanah Air. Diameternya tiga meter, terbuat dari leburan logam dari 444 bilah keris.

Di pilihnya Situs Peninggalan Kerajaan Galuh Purba abad ke-7 sebagai lokasi, menurut Abah Anton, karena di Kuta Galuh Purba tersebut tahun 739 Masehi telah lahir “Mapulung Rahi”.

Inti dari Mapulung Rahi ini, ungkapnya, adalah menyelesaikan permusuhan dengan musyawarah dan mufakat.

"Menyelesaikan permusuhan secara damai tanpa perang,” ujar Abah Anton dalam sambutan saat peringatan HUT ke-13 Gong Perdamaian Dunia di Situs Karangkamulyan, kemarin. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved