HEBOH Video Ibu di Cianjur Minta Perlindungan Kapolres, Diancam Dihabisi Anak Kandungnya Sendiri

Ibu yang diketahui bernama Euis Suryati meminta perlindungan Kapolres Cianjur karena diancam akan dibunuh oleh anak kandungnya sendiri.

istimewa
Ibu yang diketahui bernama Euis Suryati meminta perlindungan Kapolres Cianjur karena diancam akan dibunuh oleh anak kandungnya sendiri. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Warga Cianjur dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 37 detik berisi pernyataan seorang ibu meminta perlindungan Kapolres Cianjur karena diancam akan dihabisi oleh anak kandungnya sendiri.

Ibu yang diketahui bernama Euis Suryati warga Kampung Handeueul RT 04/01 Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, itu saat ini merasa tak aman dan terpaksa bersembunyi di suatu tempat.

Dalam video tersebut, Euis mengaku merasa terancam oleh sang anak, GT.

Baca juga: Viral Video Pria Nekat Berdiri di Tengah Sungai Cimandiri yang Sedang Meluap, Ogah Dibantu

"Saya nama Euis Suryati sebagai ibu kandung dari GT merasa resah dengan ancaman anak saya kepada saya selaku ibu kandungnya," kata Euis.

Euis pun meminta kepada Kapolres Cianjur untuk melindunginya karena ancaman sang anak.

"Saya mohon kepada bapak Kapolres Cianjur untuk meminta perlindungan hukum kepada saya atas ancaman anak saya," ujarnya.

Berdasarkan informasi, Euis Suryati diancam anak kandungnya GT karena tidak memberikan uang. Bahkan, jika tidak dikasih, anaknya tersebut sering mengamuk.

"Kalau motifnya meminta uang bahkan dalam keadaan mabuk. Karena tidak dikasih sehingga ada pengancaman," kata Fanpan Nugraha, Kuasa Hukum, Euis Suryati, Sabtu (10/9/2022) di Cianjur.

Fanfan mengatakan, sang anak malah melaporkan ke polisi adik beserta warga lainnya yang berdekatan dengan rumah sang ibu atas dugaan pengeroyokan.

Baca juga: Pulang ke Rumah dalam Keadaan Mabuk, Pria Ini Lantas Cabuli Putri Kandung, Sang Ibu Diancam Dibunuh

"Sebelumnya saudara GT ini terjatuh saat terlibat ceckok dalam keadaan mabuk sehingga pipinya terdapat luka terkena pagar. Kemudian divisum dan lapor bahwa sudah dipukul," katanya.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan merespon permintaan Euis Suharyati yang mendapat ancaman dari anak kandungnya. Bahkan, kapolres menjamin perlindungan keamanan.

"Saat ini ibu euis dalam kondisi sehat dan dalam perlindungan Polres Cianjur. Sudah ditemui oleh Polsek Cibeber," kata Kapolres, Sabtu (10/9/2022).

Selain itu, kata Kapolres, pihaknya juga akan memastikan laporan yang diduga adanya pengancaman dan laporan penganiayaan lainnya.

"Kita akan pastikan sesuai dengan proses hukum yang berlaku," katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Euis Suharyati, Fanpan Nugraha mengatakan, kliennya merasa senang telah ada jaminan perlindungan dari Polres Cianjur.

"Terima kasih kepada Kapolres Cianjur telah merespon atas keluhan klien kami mengenai keselamatan jiwanya yang diancam oleh anak kandungnya," ujarnya.

Fanpan menyebut, kliennya masih merasa ketakutan dengan pengancaman anak kandungnya tersebut. Kata dia, sang anak berulang kali mengancam untuk memenjarakan sang ibu dan adiknya.

Baca juga: Kasus Pegawai Alfamart Diancam Ibu-ibu Ber-Mercy Pencuri Cokelat, Ini Fakta Selengkapnya

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved