Kasus Ferdy Sambo

Sempat Sulit Berikan Keterangan, Putri Candrawathi Disebut Alami Gangguan PTSD, Ini Penjelasannya

kondisi Putri Candrawathi masih terguncang, lebih banyak diam, dan sesekali menangis. Putri terindikasi mengalami post-traumatic stress disorder

Tangkap layar akun Youtube Kompas TV
Putri Candrawathi dalam proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J tampak berkomunikasi dengan Kuat Ma'ruf. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, telah menyandang status tersangka dalam kasus polisi tembak polisi.

Kasus tersebut menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Selama pemeriksaan, Putri Candrawathi sempat membingungkan penyidik karena sulitnya mendapat keterangan dari istri jenderal tersebtu.

Baca juga: Fakta Baru, Bripka RR Ungkap Kejadian di Kamar Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo: Mana Yoshua?

Disebutkan, kondisi Putri Candrawathi masih terguncang, lebih banyak diam, dan sesekali menangis.

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Susilaningtias mengatakan, Putri terindikasi mengalami post-traumatic stress disorder atau PTSD.

"Ditemukan potensi risiko keberbahayaan terhadap diri sendiri yang ditandai dengan kondisi psikologis menjadi PTSD disertai kecemasan dan depresi," kata Susilaningtias, Senin (15/8/2022) silam.

Apa itu PTSD yang dialami Putri Candrawathi?

PTSD merupakan kondisi kesehatan mental yang dipicu oleh sebuah peristiwa yang traumatis. Seperti dikutip dari Healthline, peristiwa traumatis itu bisa berupa pelecehan fisik secara seksual, kecelakaan, bencana alam, hingga perang.

Pengidap gangguan ini akan mengalami stres yang merupakan respons perubahan kimia dan saraf otak dalam peristiwa traumatis itu.

Gangguan ini bisa dialami semua kelompok usia. Gejalanya macam-macam, ada yang mengalami mimpi buruk, kecemasan, pikiran tak terkendali, dan lain sebagainya.

Baca juga: Sosok Putri Candrawathi Analisa Pakar Forensik Bongkar Motif Istri Sambo Klaim Jadi Korban Pelecehan

Sehingga, saat seseorang teringat dengan kejadian traumatis tersebut, tubuhnya akan merespons hal itu dengan berbagai gangguan kecemasan dalam diri.

Jika tidak segera diobati, PTSD bisa mengganggu banyak aspek dalam kehidupan penderita, mulai dari pekerjaan hingga hubungan sosial dengan orang lain.

Berikut ini adalah gejala PTSD yang umumnya terjadi pada seseorang:

Teringat peristiwa traumatis yang membuat tekanan emosional

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved