PKS Jabar akan Gulirkan Berbagai Program Bantu Masyarakat yang Terdampak Kenaikan Harga BBM

PKS Jabar akan menggulirkan berbagai program untuk bantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Siti Fatimah
istimewa
Iwan Suryawan, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pemerintah sudah resmi memutuskan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kenaikan harga BBM subsidi ini tak pelak memicu rantai perubahan ke berbagai aspek kehidupan masyarakat, terutama karena naiknya berbagai harga kebutuhan pokok masyarakat yang turut menyesuaikan harga karena terdampak kenaikan BBM.

Anggota Fraksi PKS DPRD Jabar, Iwan Suryawan, menyoroti kenaikan harga BBM bersubsidi yang dianggapnya sebagai keputuan yang tidak bijak dari pemerintah.

Hal ini karena kenaikan harga BBM berbsubsidi ini turut mendongkrak kenaikan berbagai harga kebutuhan pokok yang semakin memberatkan masyarakat kecil dan miskin.

"Meski kenaikan ini juga diiringi dengan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) tapi menurut saya ini tidak sepadan.Berapa lama sih BLT ini disalurkan pemerintah? Berkaca dari yang sudah-sudah BLT ini hanya beberapa kali saja turun kemudian hilang," ujar Iwan saat dihubungi Jumat (9/09/2022).

Iwan mengatakan bahwa selain penyalurannya yang tidak akan terjadi selamanya, program BLT juga kerap tidak tepat sasaran.

Selalu ada masalah yang timbul dari program BLT yang membuat penyalurannya karut-marut dan tidak konstan.

"Penyaluran BLT pun harus benar-benar efisien, tepat data dan tepat penerima," katanya.

Menghadapi persoalan ini, Iwan mengaku bahwa PKS akan berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.

Meski memang program yang tidak digulirkan ini digulirkan dalam waktu-waktu dan di tempat tertentu, namun ia berharap bisa sedikit menghibur masyarakat yang kurang mampu.

"Misalnya, kami akan menggelar pasar murah dan semacamnya. Kami akan terus berupaya ada dan selalu bersama masyarakat yang membutuhkan. Memang idelanya, ini (kegiatan membantu masyarakat kurang mampu) harusnya dilakukan pemerintah karena kemampuan kami pun terbatas, namun setidaknya kami sekali-kali bisa membantu mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved