Pasokan dari Peternak Ayam Mulai Normal, Harga Telur Ayam di Cimahi Kembali Turun

Harga telur ayam di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi berangsur turun setelah beberapa pekan mengalami kenaikan akibat harga pakan mahal

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Penjual telur di Pasar Atas Baru Cimahi ketika merapikan telur ayam yang saat ini harganya mulai turun. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Harga telur ayam di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi berangsur turun setelah beberapa pekan mengalami kenaikan akibat harga pakan mahal dan pasokan dari peternak ayam sangat minim.

Sebelumnya, harga telur ayam di pasar menyentuh angka tertinggi pada tahun ini yakni Rp 32 hingga 33 ribu per kilogram, tetapi saat ini mulai turun menjadi Rp 29 ribu per kilogram.

Pedagang telur di Pasar Atas Baru Cimahi, Linda Purnamasari (33) mengatakan, turunnya harga telur ayam tersebut karena saat ini pasokan dari peternak ayam petelur sudah mulai normal.

Baca juga: Telur Ayam Murah, Sekilo Rp 22 Ribu, Pakai QRIS Lebih Murah Lagi, Warga Cirebon Adu Cepat Membeli

"Beberapa pekan memang pasokan (telur) kurang, terus katanya harga pakan naik. Kalau sekarang pasokan sudah mulai normal, jadi harga juga turun lagi," ujarnya di Pasar Atas Baru Cimahi, Jumat (9/9/2022).

Harga telur ayam tersebut saat ini sudah turun hingga Rp 3 ribu per kilogram, sehingga kondisi ini bisa kembali meningkatkan omzet para pedagang setelah sebelum mengalami penurunan.

"Kemarin sempat naik Rp 32 ribu per kilogram, itu harga tertinggi pada tahun ini. Kalau sekarang sudah turun lagi jadi Rp 29 ribu per kilogram," kata Linda.

Terkait berkurangnya pasokan saat harga telur naik itu, kata dia, karena saat itu stok yang ada di peternak sudah dipesan untuk kebutuhan bantuan sosial, sehingga harga pun naik karena pasokan menjadi minim.

"Kalau harga lagi naik pembeli jadi turun. Paling hanya menjual 250 kilogram dari normalnya 300 kilogram per hari. Soalnya, konsumen mengurangi pembelian, misalnya yang biasanya membeli 2 kilogram jadi 1 kilogram karena mahal," ucapnya.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi, Sri Wahyuni mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan memang harga telur ayam mulai berangsur turun, tetapi belum sampai ke harga normal.

Baca juga: Update Harga Kebutuhan Pokok di Pangandaran, Harga Telur Ayam Nyaris Menyamai Harga Daging

"Harga normal telur itu biasanya Rp 20 hingga 24 ribu per kilogram. Kalau sekarang kan masih Rp 28 hingga 29 ribu per kilogram," ujar Sri.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved