BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Korban Kecelakaan di Bekasi Dapatkan Manfaat Asuransi

Kecelakaan Tragis kembali terjadi, kali ini sebuah truk kontainer menabrak halte yang berada di depan sekolah dan merobohkan tiang selular. Akibat dar

Istimewa
Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia menjenguk korban kecelakaan di Bekasi. 

TRIBUNJABAR.ID, Kecelakaan Tragis kembali terjadi, kali ini sebuah truk kontainer menabrak halte yang berada di depan sekolah dan merobohkan tiang selular. Akibat dari insiden tersebut 10 orang meninggal dunia dan 23 orang lainnya mengalami luka- luka

BPJS Ketenagakerjaan ( BPJAMSOSTEK) dengan sigap melakukan Layanan Cepat Tanggap (LCT) untuk memastikan apakah terdapat peserta yang turut menjadi korban. Berdasarkan hasil penelusuran, 2 orang korban atas nama Rojali dan Ridho Santoso diketahui terdaftar sebagai peserta aktif BPJAMSOSTEK.

Pada saat kejadian keduanya tengah bertugas mengantarkan barang dan melintas di lokasi kejadian. Namun naas truk yang ditumpanginya tertimpa tiang seluler yang roboh.

Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ananda yang juga merupakan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJAMSOSTEK untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Karena luka yang cukup parah ridho dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Sementara Rojali yang mengalami luka di bagian mata mendapatkan perawatan insentif.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia yang datang menjenguk korban mengatakan bahwa  seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh BPJAMSOSTEK, selain itu selama masa pemulihan BPJAMSOSTEK juga akan memberikan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100 persen upah yang dilaporkan selama 12 bulan dan selanjutnya 50 persen upah hingga sembuh.

Selain itu apabila korban mengalami kecacatan, BPJAMSOSTEK juga akan memberikan alat bantu (prothese), termasuk manfaat Return To Work (RTW) agar pekerja dapat bekerja kembali.

“Saya mewakili keluarga besar BPJAMASOSTEK untuk melindungi para pekerja,”terang Roswita.

Usai berkunjung ke rumah sakit, Roswita juga mendatangi rumah duka untuk menyerahkan santunan kepada ahli waris dari Ridho Santoso.

Santunan yang diberikan sebesar Rp259 juta yang terdiri dari santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah yang dilaporkan, biaya pemakaman, seluruh saldo Jaminan Hari Tua (JHT). Angka tersebut belum termasuk manfaat jaminan pensiun yang dibayarkan secara berkala.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved