Pria Coba Bakar SPBU di Cirebon Diduga Gangguan Jiwa, Psikolog: Harus Ada Pemeriksaan Mendalam Dulu

Menurutnya, dalam diri pelaku seperti ada amarah yang berlebihan, membuatnya melakukan hal berdampak buruk dan membahayakan diri sendiri dan orang lai

istimewa
Foto tangkapan layar rekaman kamera pengawas saat WO mencoba membakar SPBU Tangkil, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Kamis (8/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seorang pria berinisial WO membuat kaget warga setelah mencoba membakar SPBU di Kota Cirebon.

Polisi menduga pria berinisial WO, pelaku percobaan pembakaran SPBU di Kota Cirebon, mengalami gangguan jiwa.

Penyidik dari Polres Cirebon Kota kesulitan memeriksa WO lantaran jawaban yang diberikan tidak jelas. WO pun diduga mengalami gangguan kejiwaan akibat depresi.

Baca juga: Ikut Antre meski Tak Bawa Motor, Pria di Cirebon Ini Ternyata Coba Bakar SPBU, Api Sempat Berkobar

Psikolog Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, Miryam Ariadne Sigarlaki mengatakan, melihat peristiwa yang dilakukan pelaku seperti terencana.

Namun, untuk mengetahui seseorang mengalami gangguan jiwa atau tidak, diperlukan pemeriksaan mendalam.

"Ya, sepertinya terencana, berarti yang masih sadar dengan apa yang akan dia lakukan, namun ini juga harus ada pemeriksaan lebih mendalam lagi," ujar Miryam, saat dihubungi Kamis (8/9/2022).

Menurutnya, dalam diri pelaku seperti ada amarah yang berlebihan sehingga membuatnya melakukan hal berdampak buruk dan membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Kecenderungan ini ternyata bisa menjadi tanda masalah kesehatan. Tapi, ada juga yang manipulatif, sekali lagi harus ada pemeriksaan mendalam dulu untuk menetapkan seseorang dalam gangguan jiwa," katanya.

Sebelumnya, Polisi mengamankan pria berinisial WO (68) warga Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Kamis (8/9/2022).

Ia ditangkap lantaran mencoba membakar SPBU di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Kamis 09.15 WIB pagi.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Perida Apriani Sisera Panjaitan mengatakan, dalam peristiwa itu WO datang ke SPBU dan ikut mengantre pembeli BBM.

"Saat itu, yang bersangkutan tiba-tiba menyalakan korek api kemudian melemparnya ke sepeda motor yang sedang diisi BBM," ujar Perida Apriani Sisera Panjaitan.

Sejumlah pengendara dan petugas yang mengisi BBM panik, karena api sempat berkobar di sepeda motor yang sedang diisi BBM tersebut.

Baca juga: Ikut Antre meski Tak Bawa Motor, Pria di Cirebon Ini Ternyata Coba Bakar SPBU, Api Sempat Berkobar

Beruntung petugas Pertamina langsung mengambil alat pemadam api ringan (APAR), dan menyemprotkannya ke sepeda motor tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, jawaban yang diberikan WO kepada penyidik cenderung tidak jelas," katanya.

Perida menyampaikan, berdasarkan keterangan saksi juga didapat informasi bahwa WO mengalami gangguan kejiwaan akibat depresi.

"Kami akan memeriksa WO secara lebih lanjut ke psikiater untuk memeriksa kondisi kejiwaannya, karena penyidik kesulitan menginterogasi," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved