Pemilu 2024

Partai Politik Mencatut Nama Puluhan Warga Karawang, dari ASN, Guru, Buruh Hingga Ibu Rumah Tangga

Bawaslu Karawang mendapatkan aduan 31 warga dengan nama dan nomor induk kependudukan mereka yang dicatut dalam Sipol sebagai anggota partai politik

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Darajat Arianto
Dok. Bawaslu Karawang
Komisioner Bawaslu Karawang Engkus Kusnadi menerima pengaduan warga yang namanya dicatut oleh partai politik dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) sebagai anggota parpol, Rabu (7/9/2022). 


Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG - Badan Pengawas Pemilu Umum (Bawaslu) Kabupaten Karawang mendapatkan aduan 31 warga dengan nama dan nomor induk kependudukan mereka yang dicatut dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) sebagai anggota partai politik.

"Kami sudah menerima sebanyak 31 aduan masyarakat yang menyatakan jika nama dan NIK mereka masuk dalam Sipol KPU sebagai anggota partai tertentu, padahal mereka mengaku bukan sebagai anggota partai," katanya Ketua Bawaslu Kursin Kurniawan kepada wartawan, Rabu (7/9/2022).

Kursin mengatakan, mereka yang melaporkan aduan tersebut berprofesi diantaranya aparatur sipil negara (ASN), guru, PKH, pelajar atau mahasiswa, wiraswasta, perangkat desa, buruh dan ibu rumah tangga.

Dari data hasil laporan adanya sebanyak 10 orang ASN, 6 orang perangkat desa, 7 orang wiraswasta, 4 orang pelajar/mahasiswa, 2 orang guru honorer, dan 2 orang buruh atau ibu rumah tangga.

Baca juga: Partai Politik Catut Anggota dari Partai Lain Dilaporkan Bawaslu Kota Sukabumi ke Jabar dan Pusat

Sementara itu pihaknya telah layangkan rekomendasi kepada KPU Kabupaten Karawang untuk nama-nama tersebut dilakukan proses penghapusan dalam SIPOL sebagai anggota partai.

Pihaknya menegaskan, kepada masyarakat untuk melaporkan kepada Bawaslu ketika namanya dicatut dalam SIPOL oleh partai politik untuk datang ke posko aduan Bawaslu Karawang.

"Posko tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksnaan pengawasan tahapan Pemilu, " katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved