Persib Bandung

Mantap, Luis Milla Punya Cara Tambal Keroposnya Lini Belakang Persib Bandung, Begini Solusinya

Luis Milla, pelatih kepala di Persib Bandung, memiliki alasan menggunakan formasi yang tak lazim di Indonesia.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Januar Pribadi Hamel
deni denaswara/tribun jabar
Luis Milla, pelatih Persib Bandung saat konpers jelang lawan RANS Nusantara, Sabtu (3/9/2022). Luis Milla memiliki alasan menggunakan formasi yang tak lazim di Indonesia. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Luis Milla, pelatih kepala di Persib Bandung, memiliki alasan menggunakan formasi yang tak lazim di Indonesia.

Luis Milla menggunakan skema 3-4-3 dan berubah menjadi 5-4-1 saat Persib Bandung melawan RANS Nusantara FC.

Perubahan skema di tengah permainan ini membawa hasil. Meski RANS Nusantara FC berhasil membobol gawang Persib Bandung, Rachmat Irianto cs  berhasil menang atas lawannya 2-1.

Baca juga: Ini Cara Rachmat Irianto Melawan Grogi saat Jadi Kapten Persib Bandung, Dibawa Enjoy Saja

Skema ini juga yang membuat terkejut pelatih RANS Nusantara FC Rahmad Darmawan dan pemainnya David Laly.

Penerapan formasi tiga bek sejajar dan trisula lini depan atau 3-4-3 saat menyerang dan berubah menjadi 5-4-1 saat bertahan hadapi RANS Nusantara, kemarin, merupakan gaya baru yang belum pernah digunakan oleh para pelatih sebelumnya.

Namun ternyata, pemilihan formasi tersebut, bukan berkenan dengan strategi semata, melainkan salah satu cara Luis Milla untuk mengurangi masalah keroposnya lini pertahanan timnya yang selama ini menjadi biang banyaknya gol yang bersarang di gawang Maung Bandung.

Seperti di ketahui, hingga pekan kedelapan BRI Liga 1 musim 2022/2023, Persib Bandung menjadi tim yang paling banyak kebobolan dengan total 19 gol. Jumlah yang sama dengan yang dimiliki oleh RANS Nusantara FC.

Pelatih Persib, Luis Milla mengakui bahwa adanya perubahan terhadap timnya. Hal itu dipilih karena Persib memiliki masalah yang harus dibenahi, terutama di posisi bertahan.

Oleh karena itu, ia memainkan tiga bek tengah, yakni Daisuke Sato, Nick Kuipers, dan Rachmat Irianto, yang ditopang dengan dua bek sayap, yakni Henhen Herdiana dan Zalnando.

"Tim memiliki masalah dengan pertahanan, kami punya masalah di sana dan kami ingin lebih aman di lini belakang.

"Jadi saya memilih untuk memainkan tiga bek tengah dengan ditopang dua wing back, Henhen dan Zalnando yang bergerak dinamis." ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan di Stadion GBLA, Minggu (4/9).

Dengan memakai tiga bek tengah dan ditopang dua bek sayap, menurutnya, jantung pertahanan timnya mampu lebih terjaga.

Apalagi menurutnya permasalahan Persib sejak awal berada di area pertahanan, karena cukup sering kebobolan oleh tim lawan.

Dengan pola tersebut, selain Persib Bandung berhasil menang, namun juga ancaman tim lawan hanya berbuah pada empat sepakan ke arah gawang dari sepuluh kali percobaan. Dan hanya menghasilkan satu gol, itupun dari titik pinalti. (cipta permana)

Baca juga: Kejutan Lain Luis Milla di Laga Persib vs RANS, Bukan Cuma Formasi & Strategi, Pemain Ini Pun Kaget

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved