Ibu di Cianjur Ditemukan Meninggal Tergantung di Kebun Tomat, Tangisan Anak Balitanya Jadi Petunjuk

Warga mengetahui sang ibu tewas diduga mengakhiri hidup setelah balita yang tak jauh dari ia gantung diri menangis.

Tribun Jabar
Diduga ibu yang nekat mengakhiri hidupnya tersebut karena penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferry Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Warga Campaka geger dengan adanya seorang ibu yang tewas gantung diri di sebuah saung kebun tomat milik warga, Sabtu (3/9/2022).

Diduga ibu yang nekat mengakhiri hidup karena penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Warga mengetahui sang ibu tewas setelah balita yang tak jauh dari ia gantung diri menangis.

Seorang warga yang mendengar tangisan, Supriatna (30), mengatakan ia langsung mengecek keberadaan suara tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata bayi menangis di sebuah saung kebun tomat milik warga yang tidak jauh dari rumahnya.

Baca juga: SOSOK Pak Ajun, Kitman Persib yang Meninggal di Mes, Datang di Era Marek Andrzej, Pergi di Era Milla

"Saat disamperin bayi nangis ternyata di sebelahnya Siti tergantung dengan menggunakan gendongan bayi," ujarnya.

Sang ibu yang gantung diri memiliki nama lengkap Siti Julaeha, sehari-hari ia berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan kain gendongan bayi yang biasa ia gunakan sehari-hari.

Supriatna langsung memberitahu warga lain dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Campaka.

Sepengetahuan warga, Siti dan anaknya masih berada di rumah pada malam harinya, namun warga geger menjelang pagi hari menemukan Siti sudah tak bernyawa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved