Harga BBM Naik

Harga BBM Naik, Upah Tidak Naik, Roy Jinto: Nasib Buruh Makin Sulit, Kami akan Gelar Aksi

Ketua Umum DPD KSPSI Jawa Barat Roy Jinto Ferianto menyatakan menolak kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM.

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Roy Jinto, Ketua KSPSI Jabar, memberikan pernyataan terkait kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah kemarin. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Umum DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat Roy Jinto Ferianto menyatakan menolak kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM.

Roy menilai kenaikan harga BBM akan kian memberatkan kaum buruh dan masyarakat ekonomi kecil karena akan menaikkan harga bahan-bahan kebutuhan pokok.

"Sebelum kenaikan harga BBM, harga-harga bahan pokok di pasar sudah naik, bahkan inflasi dari Januari sampai Juli 2022 sekitar 3,85 persen hampir 4 persen, apalagi diumumkannya kenaikan harga BBM kemarin, harga-harga bahan pokok akan melambung tinggi diikuti dengan inflasi," kata Roy melalui ponsel, Minggu (4/9/2022).

Roy mengatakan, bagi kaum buruh, sejak UU Cipta Kerja disahkan, nasib buruh semakin sulit.

Baca juga: Harga BBM Naik, Organda Jabar Hadapi Dilema untuk Naikkan Tarif, Pilih Opsi Pertama Seperti Ini

Kebijakan pemerintah pun dianggap kian tidak berpihak terhadap kaum buruh.

Hal ini diikuti dengan upah minimum yang tidak naik pada 2021 dan 2022.

"Apalagi tahun 2022 pemerintah menetapkan upah minimum berdasarkan PP 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang membuat upah buruh tidak naik."

"Namun pemerintah menaikkan harga BBM yang mana konsumsi pertalite terbesar adalah kaum buruh yang menggunakan kendaraan roda dua," katanya.

Ia mengatakan pengeluaran buruh semakin besar dengan kenaikan BBM ini, juga penambahan biaya transportasi dan kebutuhan bahan pokok, sedangkan upah tidak naik pada 2022.

"Nasib buruh semakin sulit. Oleh karena itu, kami KSPSI menolak kenaikkan harga BBM dan akan melakukan aksi," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved