Swafoto Saat Gelombang Tinggi, Dua Pengunjung Hotel Terseret Gelombang di Sukabumi

Ada dua wisatawan, pengunjung hotel di wilayah Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terbawa arus ketika asyik berswa foto di pantai.

ribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Sejumlah wisatawan menikmati wisata pantai di Kabupaten Sukabumi, Jumat (2/9/2022). Kasatpolair Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar meminta warga dan wisatawan untuk mewaspadai gelombang tinggi. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Gelombang tinggi beberapa hari ini terjadi di wilayah pesisir selatan Jawa Barat, termasuk di selatan Sukabumi.

Kasatpolair Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, mengatakan, gelombang tinggi yang terjadi sejak 29 Agustus hingga 1 September 2022 tak berdampak pada kerusakan bangunan di pesisir pantai ataupun kerusakan perahu nelayan.

Ada dua wisatawan, pengunjung hotel di wilayah Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terbawa arus ketika asyik berswa foto di pantai.

"Alhamdulillah hasil pemantauan dari 29 sampai 31 itu tidak ada kejadian yang menonjol, cuma satu kejadian yang di satu hotel wilayah Cisolok. Dua orang yang menginap di situ lagi pose-pose terseret gelombang," ujar Tenda di kantornya, Jumat (2/9/2022).

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat terjadi gelombang tinggi, satpolair Polres Sukabumi mengimbau imbauan  masyarakat untuk waspada.

Baca juga: Waspada Gelombang Tinggi di Laut Selatan, Kantor SAR Bandung Imbau Warga Tak Dekat-dekat Pantai

Tenda juga meminta para kapolsek di Kabupaten Sukabumi yang dekat bibir pantai untuk membantu sosialisasi ke warga mengenai gelombang tinggi.

"Kami tetap mengedukasi kepada masyarakat yang tinggal di sepadan pantai untuk tetap waspada, untuk tidak tidur terlalu lelap takut terjadi gelombang tinggi di malam hari," katanya.

Ia juga meminta wisatawan untuk tidak memaksakan berenang ketika terjadi gelombang tinggi.

"Upaya preventif dan pre-emtif juga kami lakukan kepada wisatawan, mengimbau agar waspada, tidak memaksakan diri untuk berenang saat gelombang tinggi," kata Tenda Sukendar.

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved