Dinas Pendidikan Cianjur Puyeng, Ada Seribu Bangunan Ruangan SD Rusak, Rata-rata Butuh Rp 90 Juta

Hasil laporan terakhir ada sekitar 1.000 ruangan kelas rusak. Kategori tersebut berdasarkan rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat.

Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Bangunan sekolah dasar rusak di Kabupaten Cianjur, para murid terpaksa belajar ngampar 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Aripin, mengatakan sudah menerima laporan perihal bangunan SDN Karyasakti Kecamatan Cibeber yang muridnya terpaksa belajar ngampar karena tak punya meja dan kursi.

Ia mengatakan, hasil laporan terakhir ada sekitar 1.000 ruangan kelas rusak. Kategori tersebut berdasarkan rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat.

Kepala Bidang sedikit mengkerutkan dahi, pasalnya satu ruangan rusak rata-rata memerlukan anggaran Rp 90 juta untuk memperbaikinya.

Baca juga: Soal Murid SD Belajar Sambil Ngampar Akibat Sekolah Rusak, Bupati Cianjur Herman Bilang Sabar

"Untuk SDN Karyasakti saya sudah menerima laporannya, untuk sekolah-sekolah rusak itu sebetulnya hampir di tiap kecamatan ada," ujarnya saat ditemui di kantor Disdik Cianjur, Kamis (1/9/2022).

Aripin mengatakan, sekolah-sekolah yang rusak itu menjadi prioritas bagi Dinas Pendidikan untuk dipikirkan dan ditindaklanjuti agar segera mendapat bantuan.

"Semua bangunan yang tingkat kerusakannya rata-rata di atas 70 persen itu menjadi skala prioritas dan menjadi pengusulan dalam berbagai program bantuan," katanya.

Pihaknya berharap ada ketersediaan anggaran untuk perbaikan sekolah yang laporannya sudah masuk dalam pemetaan.

Aripin menyebut kegiatan pembelajaran bagi tenaga pendidik dan kependidikan yang nyaman menjadi tujuan akhir dari perbaikan bangunan ruangan sekolah yang rusak.

"Jadi kami terus berupaya mudah-mudahan masuk di perubahan anggaran atau di anggaran murni 2023, nanti diupayakan dari berbagai program juga melalui dana alokasi khusus pusat," katanya.

Aripin mengatakan, hasil dari pemetaan sejauh ini sudah masuk laporan sekolah rusak terdata sebanyak 1.000 lebih.

Baca juga: Potret Kerusakan Akibat Gempa Banten, Rumah dan Sekolah Rusak, Warga Terluka di Kepala

"Makanya untuk SD bukan hal yang sederhana kalau berbicara anggaran karena ada 1.000 lebih bangunan ruangan rusak, memang tingkat kerusakannya diklasifikasi dari mulai rusak berat, menengah, dan ringan jadi kami akumulasi 1.000 lebih bangunan ruangan sekolah dan membutuhkan anggaran. Kalau misalnya per lokal di angka 90 juta tinggal mengalikan saja jumlahnya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved