VIRAL Video Pengeroyokan Pakai Senjata Tajam di Cicalengka Bandung, Pelaku Kini Dibekuk

Video pengeroyokan yang dilakukan oleh tiga orang menggunakan senjata tajam di Kabupaten Bandung viral di media sosial

Tribun Jabar/ Lutfi AM
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menangkap para pelaku pengeroyokan yang viral di media sosial 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Video pengeroyokan yang dilakukan oleh tiga orang, dengan menggunakan senjata tajam berupa golok dan karambit viral di media sosia.

Dalam video viral tersebut, korban yang menggunakan jaket hitam, celana pendek, dan topi berwarna merah, dikeroyok oleh tiga orang. Satu orang menggunakan golok, satu orang menggunakan karambit, dan satu orang dengan tangan kosong.

Korban terlihat sempat melakukan perlawanan kepada pengeroyok, namun akhirnya, korban tersungkur dan dihajar para tersangka.

Baca juga: Videonya Viral di Medsos, Kawanan Maling Gasak Motor Karyawan Minimarket di Bongas Kulon Majalengka

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menyebut, kejadian yang videonya viral itu, terjadi pada tanggal 20 Agustus 2022, di Cicalengka.

"Polsek langsung mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan, kepada saksi-saksi, didaptkan informasi identitas tersangka dan identitas korban," ujar Kusworo, di Mapolresta Bandung, Rabu (31/8/2022).

Kusworo menjelaskan, korban adalah DS (47), adapun terdangka AR (45) melakukan penganiayaan menggunaka karambit, MS (37) menggunan golok, dan CS (41).

"Diketahui korban mendapatkan luka bacok di bagian kepala, pinggang dan kaki. Lalu korban dibawa ke rumah sakit," kata Kusworo.

Kusworo mengatakan, tidak lebih dari 24 jam penyidik Polsek Cicalengka dan Polresta Bandung sudah bisa mengamankan tersangka berinisial AR di hari itu juga, pada pukul 18.00 WIB.

Baca juga: Viral Pedagang Pasar Cicahem Dapat Amplop Kosong dari Jokowi, Kemensos Langsung Transferkan Uang

"Kesokan harinya pada tanggal 21 Agustus, berhasil diamankan tersangka inisial MS, tersangka inisial CS akhirnya menyerahkan diri karena kedua tersangka lainnya telah di amankan. Sehingga ketiga tersangka berhasil diamankan tidak lebih dari 2x24 jam," kata Kusworo.

Atas perbuatannya, menurut Kusworo, tersangka dijerat pasal berlapis diantaranya, pasal 351 ayat 2, tentang penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban luka berat, kemudian pasal 170 terkait penganiayaan.

"Lalu Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951, dengan ancaman hukuman berfariasi, 10 tahun, 7 tahun, serta 5 tahun," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved