Ikan Dewa di Obyek Wisata Cibulan Banyak yang Mati, Pengelola Tak Tahu Penyebabnya
Ikan dewa yang mati itu terjadi di Objek wisata Cibulan di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Video yang memperlihatkan sejumlah ikan dewa di Obyek Wisata Cibulan mati menjadi perbincangan dan viral di media sosial. Belum diketahui apa penyebab ikan-ikan tersebut mati.
Ikan dewa yang mati itu terjadi di Objek wisata Cibulan di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
"Untuk kematian ikan dewa yang beredar di video itu benar terjadi, namun hingga kini belum diketahui penyebabnya," kata H Didi sekaligus pengelola Objek Wisata Cibulan saat dihubungi ponselnya, Rabu (31/8/2022).
Didi mengungkap musibah kematian ikan dewa, sudah mendapat perhatian dalam mengungkap sebab kematian tersebut. +
"Untuk penyebab kematian ikan dewa, kami akan melakukan pengujian melalui laboratorium. Hal ini untuk mengetahui penyebab kematian ikan dewa tersebut," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, video heboh kontan menggemparkan warga di Kuningan.
Terlebih dalam video itu menunjukan ada sejumlah ikan dewa yang biasa hidup di perairan Objek Wisata Cibulan mati mendadak.
"Benar Kang, untuk video ikan dewa benar banyak yang mati," kata Yanto saat di tanya soal video tersebut, Selasa (30/8/2022).
Kematian ikan dewa bikin heboh itu terdapat dari dua buah video dengan durasi sekitar 24 detik.
Baca juga: Video Heboh! Ikan Dewa di Objek Wisata Cibulan Mati Mendadak Hingga Pemakaman Gunakan Kain Kafan
Satu di antara memperlihatkan ikan dewa terkapar dan di sisi lain, menunjukkan aktivitas warga saat melakukan proses pemakaman ikan dewa tersebut.
"Iya, untuk ikan dewa mati itu video awal gak tahu. Terus di video itu, seolah menjelaskan bahwa ikan dewa mati lebih dari satu ekor dan dalam video satunya lagi, ada orang yang akan menguburkan ikan dewa yang dibungkus kain kafan," katanya.
Soal ritual penguburan ikan dewa yang menggunakan kain kafan, kata Yanto mengungkap tidak mengetahui persis bagaimana kisah dan budaya lingkungan sekitar.
"Soal ikan dewa yang dikubur dengan menggunakan kain kafan, saya mah gak tahu kisah atau kebiasaan yang terjadi di lingkungan objek wisata Cibulan di Desa Maniskidul," katanya.
Yanto menaksir bobot ikan dewa yang mati memiliki berat badan itu sekitar 1 kg.
"Kalau melihat bentuk dan berat badan ikan dewa yang mati, saya kira bobotnya ada sekitar 1 kilogram lebih," katanya.
Sekedar informasi, ikan dewa yang hidup di perairan itu bukan hanya di objek wisata Cibulan. Melainkan, habitat ikan dewa itu hidup di perairan di objek wisata Cigugugur, Wisata Religi Darmaloka dan Ikan Dewa yang hidup di perairan Talaga Biru Cicerem, Talaga Remis yang terletak di Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan. (Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ikan-dewa-di-obyek-wisata-cibulan.jpg)