Gelombang Tinggi di Jabar

Delapan Perahu Nelayan Pamayang Tasikmalaya Rusak Akibat Gelombang Tinggi, Saling Berbenturan

Gelombang tinggi yang menghantam dermaga Pamayang, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, menyebabkan kerusakan sejumlah perahu nelayan

TRIBUNJABAR.ID/PADNA
ISTIMEWA - Kondisi gelombang laut tinggi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Gelombang tinggi yang menghantam Dermaga Pamayang, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (30/8/2022), menyebabkan kerusakan sejumlah perahu nelayan.

"Korban tidak ada karena tidak ada nelayan yang melaut. Tapi sejumlah perahu, mungkin sekitar delapan unit, mengalami kerusakan," kata Ketua HSNI Kabupaten Tasikmalaya, Dedi Mulyadi, Rabu (31/8/2022).

Menurut Dedi, kerusakan perahu terjadi karena antara perahu yang diparkir di area perairan dalam dermaga saling berbenturan.

"Ombak besar walau tertahan pilar dermaga tapi membuat antar perahu nelayan saling berbenturan dan mengalami kerusakan," ujar Dedi.

Para pemilik perahu saat ini masih berupaya memperbaikinya, sehingga jika gelombang Samudera Indonesia ini sudah aman, nelayan sudah bisa langsung melaut lagi.

"Saat ini tinggi gelombang sudah mulai mendekati pulih. Nelayan masih menunggu kondisi ombak seperti biasa lagi," kata Dedi.

Ia menambahkan, jumlah perahu nelayan Pamayang sekitar 300 unit. Kapasitas area parkir hanya 250 unit.

"Sisanya yang tidak berada di area parkir juga seamat dari amukan gelombang tinggi karena sudah diamankan pemiliknya," ujar Dedi.

Baca juga: Nelayan Pangandaran Keluhkan Cuaca Gelombang Tinggi dan Sulit Dapat Pertalite

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved