Gerbang A Gerbang Unpad Jatinangor Sumedang Ditutup Tiga Bulan, Ini Alasannya
Gerbang A untuk masuk Universitas Padjajaran (Unpad) di Jatinangor, Sumedang, ditutup selama tiga bulan.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Gerbang A untuk masuk Universitas Padjajaran (Unpad) di Jatinangor, Sumedang, ditutup selama tiga bulan.
Penutupan ini berimbas pada rekayasa arus masuk dan keluar kampus di kawasan pendidikan itu.
Penutupan berlaku mulai hari ini, Senin (29/8/2022).
Mahasiswa, pengajar, alumni, atau masyarakat umum hanya bisa masuk melalui pintu B dan C.
Pihak Unpad telah menebar pamflet perubahan jalur pintu masuk ini di media sosial.
Akun Twitter @unpad membagikan gambar berisi informasi penutupan dan pengalihan pintu masuk ini.
Dalam pamflet yang disebarkan, terlihat peta Unpad.
Baca juga: Bus Pariwisata Mogok di Tikungan Unpad Jatinangor Sumedang, Kemacetan Parah Tak Terhindarkan
Gerbang A berada di paling utara Unpad, di arah ke Bumi Perkemahan Kiara Payung.
Sementara gerbang B berada di depan, sudut kanan area Unpad.
Gerbang C berada di tengah, di jarak 100 meter dari kantor Kecamatan Jatinangor.
"Pintu masuk A ditutup karena ada perbaikan jembatan. Pintu masuk itu langsung berhadapan dengan jembatan, dan itu sedang diperbaiki," kata Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, saat dihubungi TribunJabar.id, Senin.
Namun, pengalihan pintu masuk ini juga diiringi waktu.
Baca juga: Raden Trizaldi Jadi Wisudawan Terbaik Unpad, Sebut Pertanian di Indonesia Butuh Orang Luar Biasa
Kendaraan mobil dan sepea motor bisa masuk ke area Unpad melalui pintu B setiap harinya pukul 05.00-21.00 WIB.
Gerbang C dibuka 24 jam setiap hari.
Namun, melalui gerbang C ini, yang bisa melintas hanya pejalan kaki.
"Sebelum pandemi memang jalur masuk sudah ada dialihkan ke depan, jadi lebih dekat dengan jalan raya," katanya.
Gerbang A, kata Dandi, lebih dikhususkan untuk tamu-tamu agung yang datang ke Unpad.
"Memang (gerbang A) tidak untuk dipakai sehari-hari, meski ada yang sehari-hari melintas ke situ," kata Dandi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/unpad-jatinangor.jpg)