Bawaslu Majalengka Ciptakan Jejaring Pengawas Partisipatif, Rangkul Siswa-siswi SMA

Bawaslu Majalengka menggelar Kegiatan Pengenalan Pengawasan Pemilu dan Demokrasi kepada siswa-siswi SMA.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Bawaslu Majalengka melaksanakan Kegiatan Pengenalan Pengawasan Pemilu dan Demokrasi (KP3D) kepada siswa-siswi yang sedang melakukan prakerin di Kantor Bawaslu Majalengka, Senin (29/08/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Melanjutkan ikhtiar dalam membangun jejaring pengawasan partisipatif, Bawaslu Majalengka kembali melaksanakan Kegiatan Pengenalan Pengawasan Pemilu dan Demokrasi (KP3D) kepada siswa-siswi yang sedang melakukan prakerin di Kantor Bawaslu Majalengka, Senin (29/08/2022).

Ketua Bawaslu Majalengka, Agus Asri Sabana mengatakan, kegiatan KP3D adalah ciri lembaga sekaligus menjadi salah satu program unggulan Bawaslu Majalengka.

Kegiatan tersebut merupakan angkatan ke-7 dari seluruh rangkaian yang sudah berjalan.

”Misi kami adalah mengenalkan Pemilu, Pengawasan dan Demokrasi kepada seluruh siswa-siswi yang sedang prakerin, ketika sudah mengenal maka dalam pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024 nanti, siswa-siswi tidak hanya berpartisipasi sebagai pemilih tapi juga bisa menjadi pemilih yang bertanggungjawab akan pilihannya” ujar Agus.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Divisi Sumberdaya Manusia dan Organisasi, Bawaslu Majalengka, Alan Barok Ulumudin juga menyampaikan, ada sebuah kewajiban bagi siswa-siwi PKL untuk mengikuti proses pembelajaran kepemiluan secara teoritis dan akan di bantu oleh pimpinan serta tim sekretariat.

“Hari ini adalah pembukaan, dan proses pembelajaran akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Semangat dan fokus dalam mengikuti rangkaiannya dan jika ada yang belum mengerti, jangan ragu untuk ditanyakan” ucap Alan.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga, Dede Sukmayadi memberikan apresiasi penuh kepada staf Sekretariat Bawaslu Majalengka.

Sebab, meski di tengah padatnya pengawasan tahapan pemilu dalam hal ini pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu, tapi tetap saja masih bisa melakukan agenda besar lainya yakni KP3D.

“Setelah praktek ini hubungan kita tidak boleh terputus, karena kita sudah menjadi keluarga dan jejaring, tahun 2024 nanti siswa-siswi sudah akan mempunyai hak pilih, secara otomatis akan terlibat dalam pesta demokrasi, jadi harus punya bekal pengetahuan yang cukup sebagai pemilih, dan tidak hanya itu diharapkan bisa lebih aktif dalam mengawasi sebagai pengawas partisipatif."

"Ketika sudah tahu, maka adik-adik akan lebih bijaksana, selain itu adik-adik juga harus ikut mengingatkan dan menyebarkan kepada teman-teman di sekolah terkait materi yang didapat," ujar Dede.

Baca juga: Orang yang Sudah Meninggal Masih Terdaftar Jadi Anggota Parpol, Ada 3 Orang, Temuan Bawaslu Ciamis

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved