Faktor Cuaca, DKPP Catat Produksi Garam di Kabupaten Cirebon Menurun hingga Ratusan Ribu Ton

Bahkan, pada tahun ini diperkirakan produksi garam menurun kembali akibat faktor cuaca yang tak menentu

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Petani garam saat menggarap lahan di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (27/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon mencatat produksi garam di Kabupaten Cirebon menurun hingga ratusan ribu ton.

Kepala Bidang Perikanan dan Tangkap DKPP Kabupaten Cirebon, M Jamaludin, mengatakan, produksi garam di Kabupaten Cirebon dalam tiga tahun terakhir menurun signifikan

Menurut dia, berdasarkan data program usaha garam rakyat jumlah produksi garam di Kabupaten Cirebon selama 2019 mencapai 136686,78 ton.

Baca juga: Petani Garam di Desa Rawaurip Cirebon Tagih Janji KSPMoeldoko Soal Revitalisasi Bibir Pantai

"Jumlah tersebut langsung turun drastis pada 2020, karena produksi garamnya hanya mencapai 2663,78 ton," ujar M Jamaludin kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (27/8/2022).

Ia mengatakan, selama 2021 produksi garam di Kabupaten Cirebon kembali menurun dibanding tahun sebelumnya, yakni hanya mencapai 1203,5 ton.

Bahkan, pada tahun ini diperkirakan produksi garam menurun kembali akibat faktor cuaca yang tak menentu meski pihaknya belum menyajikan data lengkapnya.

Pasalnya, para petani yang seharusnya telah memulai panen raya justru tidak dapat memproduksi garam akibat tambaknya terendam banjir rob.

Selain itu, hujan yang masih turun di musim kemarau seperti sekarang pun turut menjadi kendala tersendiri dalam produksi garam di Kabupaten Cirebon.

"Kami masih mendata jumlah produksi garam tahun ini, tapi melihat faktor cuaca yang tidak menentu diperkirakan menurun lagi dibanding tahun lalu," kata M Jamaludin.

Baca juga: Terendam Banjir Rob, Lahan Garam di Rawaurip Cirebon Tak Bisa Digarap, Padahal Harusnya Panen Raya

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved