9 PAC Partai Demokrat di Sumedang Mundur, Ramai-ramai Pindah ke PAN

Struktur Partai Demokrat di Kabupaten Sumedang pecah pasca-pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Januar Pribadi Hamel
Dok Maman, mantan kader Partai Demokrat
Sejumlah Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat di Sumedang saat menyerahkan surat pengunduran diri. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Struktur Partai Demokrat di Kabupaten Sumedang pecah pasca-pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Kursi Ketua DPC Partai Demokrat Sumedang kini diduduki oleh Willy Jordan Sumardi yang mengalahkan Maman Suherman pada pemilihan itu.

Pecahnya struktur Partai Demokrat itu ditandai dengan mundurnya 9 Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat. PAC adalah kepengurusan partai tingkat kecamatan.

Baca juga: Bedol Desa Kepengurusan Diduga akibat Muscab Demokrat,Ini Kata Ketua DPC Partai Demokrat Pangandaran

"Yang sudah pasti tidak akan lagi masuk ke Demokrat ada 8 Ketua PAC, 1 Ketua lagi belum dikonfirmasi, tetapi kemungkinan ya," kata Maman, mantan Ketua PAC Demokrat Sumedang Selatan kepada TribunJabar.id, Kamis (25/8/2022).

Maman mengatakan, sejumlah hal yang telah terjadi dirasa kurang pas dengan dirinya dan orang-orang yang mengundurkan diri.

Di antaranya, Maman menyayangkan sikap Wily Jordan sang Ketua DPC yang tidak merangkul pihak yang kalah. Maman sendiri dalam pemilihan ketua DPC mendukung Maman Suherman yang profesinya dosen.

"Bukan soal kalah atau menang, tapi itikad baik. Waktu kemenangan beliau, tidak ada silaturahmi baik pribadi maupun atas nama partai. Tak ada itikad baik apalagi merangkul orang yang kalah," katanya.

Alasan lainnya adalah kejanggalan dalam keabsahan kepengurusan partai tingkat PAC.

Mamang mengatakan, Surat Keputusan (SK) PAC disahkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PD Jawa Barat, namun nama-nama pengurus yang disahkan melalui SK itu bukanlah mereka yang pernah ikut Musyawatah Anak Cabang (Musancab).

"SK tidak berdasarkan Musancab," kata Maman.

Maman mencontohkan, PAC Ganeas dan Tanjungsari yang orang-orang PAC kini disahkan tanpa mereka mengikuti Musancab.

"Itu alasan pengunduran diri dari partai, dan sebagian besar yang sudah mundur menyatakan diri bergabung ke Partai Amanat Nasional (PAN)," katanya.

PAC yang mundur adalah PAC Sumedang Selatan, Situraja, Cisitu, Buahdua, Surian, Cimanggung, Conggeang, Jatinunggal.

"Dan satu lagi yang belum resmi menyatakan mundur adalah Tanjungmedar," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved