Praktek Oplos Gas LPG Ilegal di Bandung Terungkap, Dijual Lebih Murah, 2 Orang Diamankan

Praktek pengoplosan atau penyutikan gas LPG ilegal di Cilengkrang, Kabupaten Bandung, terungkap dan tertangkap tangan jajaran Polresta Bandung.

Tribun Jabar/ Lutfi AM
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengungkap praktek pengoplosan atau penyutikan gas LPG ilegal di Cilengkrang, Kabupaten Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Praktek pengoplosan atau penyutikan gas LPG ilegal di Cilengkrang, Kabupaten Bandung, terungkap dan tertangkap tangan jajaran Polresta Bandung.

Sebanyak dua orang tersangka telah diamankan, yakni AH (44) dan SR (39).

Pengoplosan gas LPG tersebut dilakukan tersangka sejak bulan Maret 2022.

Baca juga: Harga Elpiji Non Subsidi 5 Kg dan 12 Kg Naik Bikin Pembeli di Bandung Kaget, Ini Harganya Hari Ini

Tersangka menyuntikkan gas LPG dari tabung 3 kilogram, yang merupakan gas bersubsidi, ke tabung gas 12 kilogram yang tak bersubsidi.

Ini dilakukan agar tersangka bisa mendapatkan untung lebih besar, meski dijual di bawah harga gas LPG 12 kilogram pada umumnya.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat.

"Membeli tabung gas sebesar 12 kg, tapi habisnya lebih cepat dari biasanya," ujar Kusworo, di tempat pengoplosan atau penyuntikan gas LPG, di Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Rabu (24/8/2022).

Kusworo mengatakan, dari informasi itu, tim dari reskrim Polresta Bandung melakukan penyelidikan.

"Pada saat melakukan penyelidikan, kami melihat, aksi tersangka tertangkap tangan, bagaimana pelaku tindak pidana ini sedang melakukan kegiatan penyuntikan," kata Kusworo.

Baca juga: Oplos Gas Epiji Subsidi ke Tabung Nonsubsidi, Pria Ini Raup Rp 40 Juta Tiap Bulan, Ditangkap Polisi

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved