Perilaku Hidup Sehat dan Bersih Bersama Dengan Desa Mangunarga Demi Kehidupan Sehat dan Sejahtera

Pembukaan Kegiatan KKN PPM Tematik kelompok 23 Universitas Bhakti Kencana dengan judul “Perilaku Hidup Sehat dan Bersih Bersama Dengan Desa Mangunarga

Dok. UBK
Pembukaan Kegiatan KKN PPM Tematik kelompok 23 Universitas Bhakti Kencana 

TRIBUNJABAR.ID, Bandung, 06 Agustus 2022 – Pembukaan Kegiatan KKN PPM Tematik kelompok 23 Universitas Bhakti Kencana dengan judul “Perilaku Hidup Sehat dan Bersih Bersama Dengan Desa Mangunarga Demi Mewujudkan Kehidupan Yang Sehat dan Sejahtera” dilakukan di Kantor Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh Sekretaris Desa Mangunarga beserta perangkat desa dan juga warga Desa Mangunarga. Pembukaan KKN ini sekaligus menyampaikan maksud kedatangan kami, dimana kami ingin memberikan pengantar atau pemahaman tentang hidup sehat terutama dalam pengelolaan sampah.

Pelaksanaan KKN PPM Tematik ini dilakukan oleh Zulfan Rodia Akbar sebagai ketua kelompok, Putri Dewi Lestari sebagai wakil ketua serta 18 anggota yaitu Wulan Pebriansyah, Destia Nabela Revi, Boy Ignatius Alexander Simamora, Siti Farida, Wulan Apriliana Hayati, Syahrul Hilmansyah, Ginda Aditya Erlangga, Kiki Herlina, Asthifa Munayah Ruwaida La Ali, Windi Maharani, Wega Listia Frasasti, Ghina Hidayanati, Ghaitsa Zahira Shofa, Susi Fatmawati, Salma Aliya Nur Fitriani, Relistya Dwi Nuri, Maudy Nuzakiatul Millah, Tuti Hardiana, serta kami juga dibimbing oleh dosen yang diketuai oleh Bapak Mamay Maulana Sobandi, S.Pd.,M.M dan juga 4 anggota tim dosen yaitu apt. Dra. Ni Nyoman Sri Mas Hartini, MAB, Yakobus Lau De Yung Sinaga, MPH, Roganda Situmorang, S.Kep., Ners., M.Kep, Isviyanti M.Tr. Keb.

Bapak Mamay Maulana Sobandi, S.Pd.,M.M selaku Ketua Dosen Pembimbing menuturkan banyak terima kasih atas kehadiran dan juga tangan terbuka dari seluruh warga desa karena mengizinkan mahasiswa melakukan KKN di desa tersebut dan tidak lupa juga bapak menitipkan kami untuk dibantu dalam pelaksanaan program yang telah kami rencanakan.

Selanjutnya, pemotongan tumpeng juga dilakukan sebagai tanda membuka secara resmi kegiatan KKN di Desa Mangunarga.

Setelah dilakukannya acara pembukaan, kami lanjutkan dengan memberikan penyuluhan pengelolaan sampah yang sebelumnya kami menyiapkan pre test untuk melihat pemahaman awal mengenai sampah.

2 penyuluhan pengelolaan sampah
Penyuluhan pengelolaan sampah

Materi selanjutnya dibawakan oleh dua pemateri kami yaitu Sinta Damayanti Pratama, A.Md.KL dan Zulfan Rodia Akbar. Dimana dalam materinya menjelaskan bahwa sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis.

Secara garis besar, sampah diklasifikasikan menjadi dua jenis yaitu sampah organik yang sebagian besar berasal dari sisa-sisa tumbuhan dan juga hewan. Sampah organik mudah terurai dan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk. Selain itu, ada sampah non-organik yang berasal dari sisa industri (botol, kaleng, plastik, logam, kaca).

Sampah jenis ini tidak mudah terurai, dapat dimanfaatkan kembali dan memiliki nilai jual. Jika sampah ini tidak dikelola dengan baik maka dampak yang akan dirasakan yaitu banjir, pencemaran sungai, sarang lalat, pencemaran lingkungan penduduk, serta dapat menimbulkan penyakit seperti diare, DBD dan gatal-gatal.

Untuk pengelolaan sampah yang baik dan benar dapat menggunakan konsep 3R dimana terdiri dari Reduce (Mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah seperti penggunaan tas plastic), Reuse (Menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan dengan berbagai fungsi), dan yang terakhir Recycle (Mengolah kembali sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat). Setelah itu, sampah yang tidak dapat didaur ulang maka lakukan penimbunan ataupun pembakaran.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved