Tren Usaha Baju Anak Meningkat Hingga Tembus 200 Persen, Momen Lebaran Terjual 3.000 Item per Hari

Digitalisasi memudahkan produk brand lokal untuk meningkatkan penjualan, termasuk produk lokal yang merasakan peningkatan penjualan hingga 200 persen

Dok. Atomic Kiddz
Digitalisasi memudahkan produk brand lokal untuk meningkatkan penjualan, termasuk produk lokal Atomic Kiddz yang merasakan peningkatan penjualan hingga 200 persen, bahkan saat momen Lebaran penjualan mencapai 1.000-3.000 item per hari 

Namun semenjak masuk online shop dan memanfaatkan digitalisasi, penjualan pun meningkat bahkan hampir 200 persen.

Apalagi menjelang Idul Fitri, penjualan baju anak meningkat pesat, hingga di atas 1.000 item per hari.

“Puncaknya bahkan pernah seminggu sebelum lebaran, dalam sehari kita bisa menjual 3.000 pakaian,” ucap Burhan.

Berbagai kebutuhan pakaian anak pun bisa ditemukan oleh konsumen mulai dari  kaus, kemeja, jaket, hingga sandal untuk usia 1-12 tahun.

Tantangan dalam menjual pakaian anak pun tentunya dirasakan, apalagi persaingan penjualan online begitu ketat.

“Untuk penjualan online itu persaiangannya harga. Mereka itu cenderung murah dan banting harga. Awalnya kami kaget karena kok bisa harganya segitu, pas di cek ternyata kualitas bahan di bawah kami dan ini adalah siasat dlam persaingan,” ujarnya.

Baca juga: UMKM Lokal Ini Kembangkan Baju Anak Anti Bakterial, Virus dan Bakteri Ngga Akan Nempel?

Hal ini pun membuat Atomic Kiddz percaya diri akan kualitas pakaian yang mereka jual karena dengan kualitas bagus maka penjualan berulang didapatkan.

Dijual dengan harga Rp 35.000-75.000 untuk kaos anak dan jaket anak Rp 90.000-120.000, Atomic Kiddz pun telah menjual produknya hingga ke seluruh Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved