Percepat Transisi Energi, Pemprov Jabar-PLN Gencarkan Penggunaan Kompor Induksi

Dalam rangka mempercepat penggunaan kompor induksi di Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas ESDM Provinsi Jabar bersinergi dengan P

Istimewa
Ridwan Kamil, Gubernur Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa kegiatan lomba memasak menggunakan kompor induksi dalam rangka mendukung energy ramah lingkungan dan program Presiden, mengganti kompor gas ke kompor listrik yang sudah dimulai. 

TRIBUNJABAR.ID, Dalam rangka mempercepat penggunaan kompor induksi di Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas ESDM Provinsi Jabar bersinergi dengan PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Kanahome,Selis, Gesit, Myamin, Icon+, dan Uwinfly, yang tergabung dalam Jabar Smile, mengadakan lomba memasak dengan kompor induksi “Chef Juara dengan Kompor Induksi Hemat Energi” dalam rangka Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke 77 di Gedung Sate Bandung.

Ridwan Kamil, Gubernur Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa kegiatan lomba memasak menggunakan kompor induksi dalam rangka mendukung energy ramah lingkungan dan program Presiden, mengganti kompor gas ke kompor listrik yang sudah dimulai.

“Bekerja sama dengan PLN Jawa barat, kita membagikan gratis sampai suatu hari rumah-rumah sudah bertransformasi ke kompor listrik. Mudah-mudahan tercapai dalam beberapa tahun kedepan,” harapnya.

2 Jawa Barat melalui Dinas ESDM Provinsi Jabar bersinergi dengan PLN
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas ESDM Provinsi Jabar bersinergi dengan PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Kanahome,Selis, Gesit, Myamin, Icon+, dan Uwinfly, yang tergabung dalam Jabar Smile, mengadakan lomba memasak dengan kompor induksi “Chef Juara dengan Kompor Induksi Hemat Energi” dalam rangka Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke 77 di Gedung Sate Bandung.

Sementara itu, Slamet Mulyanto, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Pemprov Jabar, mengatakan, kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen Jawa Barat sebagai Provinsi pertama yang yang meluncurkan program konversi kompor gas ke kompor listrik sesuai Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 671/13/REK tanggal 5 Maret 2019, tentang Himbauan Penggunaan Kompor Listrik di Jawa Barat.

“Melalui aktivitas perlombaan memasak menggunakan kompor induksi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PLN berupaya untuk mengkampanyekan pemakaian kompor induksi yang bersih, nyaman, aman, murah, dan elegan,” ujar Slamet.

Menurutnya, penggunaan kompor induksi dapat menjadi solusi bagi peningkatan ketahanan energy dalam negeri dan mengurangi energy berbasis impor. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan bakar kompor gas, pemerintah selama ini mengimpor gas yang harganya setiap tahun naik. Pemerintah juga mensubsidi harga LPG bagi masyarakat yang kurang mampu.

Pemakaian kompor induksi oleh masyarakat dinilai dapat mengurangi pengeluaran negara sekaligus mewujudkan ketahanan energy nasional dimana masyarakat dapat menggunakan energi listrik yang kapasitasnya lebih dari cukup di Indonesia.

Pasokan listrik di Jawa Barat sangatlah cukup dan jumlah pelanggannya pun banyak. Dengan penggunaan kompor induksi yang masif ke depannya, diharapkan penggunaan energi gas bumi dapat lebih efisien, konsumsi listrik per kapita di Jabar naik dan ketersediaan energi yang hemat dan terjangkau, khususnya energi untuk kebutuhan rumah tangga masyarakat tersedia,” ujar Rino Gumpar Hutasoit, Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UID Jabar.

Rino menyampaikan bahwa untuk mempercepat proses konversi kompor gas ke kompor induksi, pada akhir tahun 2022 hingga awal tahun 2023, PLN UID Jabar berkolaborasi dengan Pemprov Jabar akan mengkonversi kompor gas ke kompor listrik kepada sekitar 53 ribu pelanggan yang tersebar di Jabar.

“Program konversi ini juga bermanfaat bagi masyarakat. Dengan memakai kompor induksi, masyarakat dapat memasak lebih aman, lebih hemat, dan cepat,” ujar Rino.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved