Breaking News:

Pemuda Asal Cirebon Ini Terancam Penjara Seumur Hidup, Suaranya Bergetar Saat Ditanya Polisi

MZ mengedarkan ganja dengan cara dititipkan melalui kurir. Ia sudah beroperasi sejak dua bulan lalu.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar (kedua kiri), menunjukkan barang bukti yang diamankan dari MZ dalam konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jumat (19/8/2022). Pemuda asal Kabupaten Cirebon yang masih berusia 19 tahun ini terancam menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji besi lantaran memiliki 1,2 kg ganja. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Suara MZ (19) tampak bergetar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jumat (19/8/2022).

Saat itu, Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, bertanya dari mana MZ mendapatkan ganja kering seberat 1,2 kilogram yang kini diamankan jajarannya.

Namun, pemuda asal Kabupaten Cirebon itu enggan mengakui barang haram tersebut adalah miliknya.

Sebab, ia hanya menerima titipan dari temannya.

"Itu (ganja seberat 1,2 kilogram) punya teman, Pak, saya cuma diminta menjual," kata MZ saat menjawab pertanyaan dari Fahri.

Ia mengakui, baru menjual barang haram tersebut sejak dua minggu lalu. Biasanya, MZ mengedarkan ganja kering hanya di wilayah Cirebon.

Selain itu, ia juga kerap menggunakan jasa kurir untuk mengirimkan paket ganja ke pemesannya meski sama-sama berada di wilayah Cirebon.

Pasalnya, MZ menilai cara tersebut relatif lebih aman dibandingkan bertemu langsung atau cash on delivery (COD) di tempat-tempat yang telah disepakati.

"Selama dua minggu ini saya bekerja sendirian dalam mengedarkan ganja di Cirebon, dan caranya dikirimkan via kurir," ujar MZ di hadapan petugas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved