Bupati Sukabumi Kritik PKL di Depan Gerbang Sekolah yang Bikin Macet, Beri Solusi Ini ke Sekolah

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengkritik pedagang kaki lima (PKL) yang menggangu arus lalin di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Palabuhanratu.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Giri
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dianggap sebagai biang kerok kemacetan karena mempersempit jalan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengkritik pedagang kaki lima (PKL) yang menggangu arus lalin di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

PKL yang dimaksud adalah yang mangkal di depan gerbang sekolah dasar (SD) di sana.

Pantauan Tribunjabar.id, terlihat PKL mepert berjualan di area jalan raya sehingga terjadi penyempitan jalan.

Kemacetan di sana kian parah karena para orang tua siswa yang menjemput anaknya memarkirkan kendaraan di sisi jalan.

Hal itu seperti yang terlihat pada Jumat (19/8/2022).

Untuk mengatasai masalah itu, sebenarnya Satpol PP sudah beberapa kali menertibkan para PKL.

Baca juga: Miris, Siswa SMPN 1 Jampangtengah Sukabumi Tak Bisa Belajar di Kelas, Genting Jatuh Atap Bolong

Kini, Marwan meminta agar pihak sekolah memberikan tempat kepada PKL untuk berjualan di dalam lingkungan sekolah.

"Palabuhanratu jadi ibu kota kabupaten, harusnya masyarakat juga bisa memperlihatkan, masak harus segala rupa main gusur, tidak zaman. Kita tidak bisa memberikan alternatif, nah ruang publiknya ini yang di kabupaten sedang kita tata, mudah-mudahan ke depan salah satunya misalnya contoh ketika kita membangun sekolah, jadi tidak ada lagi pedagang yang jualan di luar seperti di Jalan Bhayangkara, bikin macet," kata Marwan.

"Tukang dagang nutup trotoar orang jalan, parkir, nanti mereka harus diberikan space dagang di dalam (sekolah), sehingga anak-anak pun tidak keluar. Itu contoh yang nanti akan kita programkan sehingga masyarakat pun terakomodasi untuk kepentingan penghidupannya, tetapi masyarakat yang lain tidak terganggu," jelas Marwan.

Baca juga: Zakaria Alami Luka Parah di Wajah, Berandalan Bermotor Beraksi Lagi di Kota Sukabumi

Tak hanya soal PKL di Jalan Bhayangkara, Marwan juga berharap seiring adanya pembangunan jalan tol, tidak ada lagi pembangunan pabrik yang dapat menambah kemacetan di jalan nasional di utara Sukabumi.

"Contonya lagi, misalnya, kita berharap tidak lagi membangun sebelum jalan tol jadi, tidak lagi membangun di jalan nasional itu industri yang memacetkan. Apalagi, misalnya, jalan tol sesi dua ke Palabuhanratu ke Geopark, jangan sampai tergangu lagi tuh jalan lintasannya. Nanti dibangunlah tiba-tiba pabrik gede, jadi Jakarta ke Palabuhanratu tetap saja masih macet di situ walaupun sudah ada jalan tol. Ini konsep yang harus terintegrasi dan Bapak Presiden meminta itu," ucap Marwan. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved