Persib Bandung

PSS Sleman vs Persib Bandung, Panpel Antisipasi Membeludaknya Bobotoh, Jatah Tiket Dibatasi

PSS Sleman vs Persib Bandung, laga kelima di BRI Liga 1 2022/2023 akan digelar di stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (19/8/2022) malam pukul 20.30 WIB

TRIBUNJABAR/DENI DENASWARA
Pemain Persib Bandung David da Silva, dan Ciro Alves memasuki pintu masuk Stasiun Bandung, Rabu (17/8). Sebanyak 21 pemain diberangkatkan untuk menhadapi pertandingan tandang lawan PSS Sleman pada pertandingan Liga 1 Indonesia, Jumat (19/8). 

TRIBUNJABAR.ID, SLEMAN – PSS Sleman vs Persib Bandung, laga kelima di BRI Liga 1 2022/2023 akan digelar di stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (19/8/2022) malam pukul 20.30 WIB.

PSS Sleman vs Persib bakal dihadiri oleh sekitar 27 ribu pasang mata. Termasuk bobotoh yang akan datang dari Bandung.

Panpel PSS Sleman memberikan jatah 1.500 tiket buat suporter Persib Bandung.

“Kami akan menjual tiket online di angka sekitar 10 ribuan. Untuk offline, kami menjual di angka 17 ribuan.

Baca juga: Ciro Alves Kisahkan Perjuangan Pulihkan Cedera, Ucapkan Terima Kasih buat Bobotoh Persib Bandung

"Tiket offline tersebut sudah termasuk untuk suporter Persib (bobotoh), Slemania, dan BCS,” ujar ketua panitia pelaksana pertandingan, Rangga Rudwino di Omah PSS, Sleman, Selasa (16/8/2022) siang.

“Untuk tiket suporter tim tamu kami batasi di angka lima persen kapasitas stadion yaitu di angka 1.500 tiket.

"Hal ini juga tercantum dalam regulasi liga pasal 49 ayat enam mengenai ketentuan tiket,” sambungnya.

Rangga, sapaan akrabnya juga menambahkan antisipasi yang akan dilakukan panitia pertandingan jika suporter tim tamu datang melebihi ketentuan.

“Jika suporter Persib datang melebihi kapasitas yang seharusnya, kami sudah bersurat dengan perwakilan suporter Persib di mana kami sudah memberitahu bahwa PSS hanya bisa memberi tiket di angka 1.500 tiket,” tuturnya.

“Pemberian tiket tersebut selain dikarenakan regulasi, kapasitas stadion yang memang tidak terlalu besar juga menjadi salah satu pertimbangan.

"Ini juga terkait dengan keamanan dari suporter tim tamu dan juga untuk menjaga semuanya,” urainya.

Rangga berharap agar suporter tim tamu bisa mematuhi regulasi yang berlaku karena hal tersebut demi keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan pertandingan.

Mengenai tiket online yang dijual, lebih lanjut Rangga menjelaskan bahwa tiket online hanya bisa dibeli melalui dua batch yang menggunakan sistem berbeda.

“Sistem penjualan tiket online akan kami bagi menjadi dua batch. Batch pertama akan menggunakan sistem “Transaction History” di mana hanya yang membeli tiket laga melawan PSM atau Barito Putera yang bisa membeli tiket,” urainya.

“Untuk penjualan batch kedua akan dilakukan dengan sistem “Region Based” setelah batch pertama habis terjual.

Meski begitu, katanya, kuota untuk pembelian secara “Region Based” tidak akan sebanyak batch pertama.

Kedua cara penjualan tiket online ini diambil oleh panitia pelaksana pertandingan PSS setelah menimbang beberapa risiko dan mencari jalan terbaik untuk penjualan tiket, terutama bagi PSS Fans.

“Jadi saya berharap semoga sistem ini berjalan dengan lancar dan untuk teman-teman suporter agar membeli secara langsung di tempat yang telah tersedia dan mari kita bersama-sama tidak membeli tiket dari calo,” katanya. (pssleman.id)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved