77 Tahun Indonesia Merdeka, 148 SD Negeri di Cianjur Rusak, Murid SDN Sukagalih Belajar Ngampar

Data terbaru berdasarkan berbagai laporan yang masuk ke Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur saat ini ada 148 SDN rusak

Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Sekdis Pendidikan Kabupaten Cianjur, Rudiansyah 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Rudiansyah, mengatakan bahwa SDN Sukagalih Cikalongkulon yang rusak dan berimbas kepada muridnya yang belajar ngampar di Musala, akan diperbaiki tahun 2023.

Ia mengatakan, data terbaru berdasarkan berbagai laporan yang masuk ke Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur saat ini ada 148 SDN rusak. Dengan rata-rata kerusakan ruangan sebanyak 400 ruangan.

Pihaknya mengatakan untuk perbaikan 148 sekolah dasar tersebut membutuhkan biaya sekitar Rp 40 miliar. Saat ini pihaknya sedang melakukan pemetaan bangunan sekolah rusak SD dan SMP.

Baca juga: Duka Pendidikan di Cianjur, Sekolah Tak Punya Kursi dan Meja, Ruang Kelas Nyaris Ambruk

Rudiansyah mengatakan, data yang masuk sebanyak 148 sekolah yang rusak akan menjadi prioritas pembangunan di tahun 2023.

"Untuk SDN Sukagalih Cikalongkulon masuk perbaikan tahun depan, saat ini kami sedang membuat pemetaan sekolah yang yang membutuhkan perbaikan dan pembangunan, termasuk pemetaan anggaran dari APBD sisanya dari DAK dan DAU," katanya ditemui di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Rudiansyah mengatakan, saat ini jumlah sekolah dasar di Cianjur ada 1.254 sekolah, dari jumlah tersebut terkait prasarana, banyak SD yang melapor runtuh ambruk dan sebagainya.

Ia berharap, sedikit demi sedikit kerusakan dan bangunan bisa tertutupi, sehingga kondisi pembelajaran murid SD bisa lebih bagus.

"Jika menemukan lagi bangunan sekolah dasar yang rusak Slsilakan dilaporkan," ujarnya.

Menurutnya, pantauan ke lapangan dengan kondisi Cianjur yang sangat luas membutuhkan kerjasama semua pihak.

"Karena tenaga kami sangat kurang kami memberdayakan para koordinator pendidikan, ada ribuan sekolah sementara sumber daya kami masih terbatas," katanya.

Baca juga: Murid SD di Cianjur Terpaksa Belajar Ngampar, Kelas Nyaris Ambruk, Ajukan Bantuan Tak Digubris Dinas

Namun, kata Rudiansyah, bangunan SD yang memerlukan bantuan dengan kondisi rusak berat akan menjadi prioritas pembangunan.

Ia mengatakan, jumlah 148 sekolah dasar yang rusak tersebut di semua wilayah Kecamatan Cianjur.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved