Ridwan Kamil Hadiahi 72 Pasangan Pengantin di Bekasi Menginap di Hotel Berbintang

Dalam Isbat Nikah Terpadu itu, 72 pasangan pengantin yang berasal dari Kecamatan Setu dan Bojongmango, Kabupaten Bekasi, dinikahkan secara legal

Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam acara Isbat Nikah Terpadu dalam rangka HUT ke-72 Kabupaten Bekasi di area Kantor DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (15/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi inisiatif Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bekasi yang memfasilitasi kemudahan warganya untuk mendapatkan akta nikah, akta lahir, dan kartu kependudukan.

Fasilitasi legalitas administrasi ini dilakukan pada acara Isbat Nikah Terpadu dalam rangka HUT ke-72 Kabupaten Bekasi di area Kantor DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (15/8/2022).

"Saya apresiasi inisiatif Disdukcapil Kabupaten Bekasi karena hak warga negara, yaitu kartu kependudukan, akta nikah, dan akta lahir harus negara selesaikan," kata Ridwan Kamil.

Dalam Isbat Nikah Terpadu itu, 72 pasangan pengantin yang berasal dari Kecamatan Setu dan Bojongmango, Kabupaten Bekasi, dinikahkan secara legal oleh Pengadilan Agama.

Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, turut memberikan motivasi kepada para pengantin. Ia juga memberikan hadiah berupa peralatan rumah tangga dan voucher menginap gratis di hotel berbintang.

Baca juga: VIRAL Emak-emak Berkebaya Boncengkan Anaknya yang Pengantin ke Tempat Pernikahan di Majalengka

"Saking bahagianya, saya bawa hadiah mau springbed atau nginap di hotel berbintang," tanya Kang Emil disambut senyum bahagia para pasangan pengantin.

Peserta Isbat Nikah Terpadu didominasi keluarga yang telah menikah relatif lama namun administrasinya belum tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA).

Dalam kesempatan itu Kang Emil menyerahkan buku nikah yang sudah disetujui oleh Pengadilan Agama.

Ia menuturkan, ke depan pelayanan masyarakat akan dipermudah, pemerintah akan mengetuk rumah warga, sehingga warga tak kerepotan. Apalagi di Kabupaten Bekasi cakupan wilayahnya sangat luas.

"Kabupaten Bekasi luas sekali, biarkan warga tetap melakukan aktivitasnya. Jangan direpotkan dengan urusan administrasi karena nantinya pelayanan itu di balik, negara yang mendatangi warga," sebut Kang Emil.

Konsep pelayanan jemput bola ini akan diterapkan ke semua layanan di Kabupaten Bekasi. Pihaknya pun siap menambah sumber daya manusia dan alat operasional demi mewujudkan hal tersebut.

"Kalau harus menambah SDM, maupun alat operasional lakukan saja. Itulah layanan terbaik negara," kata Kang Emil.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved