Persib Bandung

Bobotoh Persib Hanya Dijatah 1.500 Tiket di Stadion Maguwoharjo, Panpel PSS Imbau Bobotoh Patuh

Jumlah 1.500 tiket tersebut sesuai dengan ketentuan lima persen jatah bagi suporter tim tamu.

Editor: taufik ismail
tribunjabar/ferdyan adhi nugraha
Ribuan bobotoh mulai berdatangan ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (7/12/2019). Bobotoh mendapat 1.500 tiket di laga Jumat nanti. 

TRIBUNJABAR.ID, SLEMAN - Panitia pelaksana (panpel) PSS Sleman menyiapkan 27 ribu tiket pertandingan  melawan Persib Bandung pada pekan kelima Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (19/8/2022) pukul 20.30 WIB.

Pertandingan ini diprediksi menyedot animo tinggi dari suporter kedua kesebelasan.

Pasalnya bukan hanya PSS yang berupaya melanjutkan tren positifnya, namun Persib Bandung dipastikan mengusung misi sama.

Seperti diketahui, PSS baru saja mengamankan tiga poin perdana atas Barito Putera pekan lalu, sedangkan Maung Bandung meraih 3 poin perdananya seusai mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 2-1.

Panitia pelaksana pertandingan, Rangga Rudwino mengatakan, dari total 27 ribu tiket pertandingan yang disiapkan, sekira 17 ribu dialokasikan untuk penjualan tiket secara offline.

Sedangkan untuk pembelian tiket secara online, dialokasikan sebanyak 10 ribu tiket.

"Tiket offline tersebut sudah termasuk untuk suporter Persib sebanyak 1.500 tiket atau hanya 5 persen dari kapasitas stadion. Hal ini juga tercantum dalam regulasi liga pasal 49 ayat enam mengenai ketentuan tiket," kata Rangga, Selasa (16/8/2022).

Untuk mengantisipasi suporter tim tamu datang melebihi ketentuan, Rangga menjelaskan bahwa sebelumnya pihaknya sudah bersurat dengan perwakilan suporter Persib, guna memberi tahu bahwa PSS hanya bisa memberi tiket di angka 1.500 tiket.

Baca juga: Jelang PSS Sleman vs Persib Bandung: Ini Langkah Panpel Antisipasi Membeludaknya Bobotoh

"Pemberian tiket tersebut selain dikarenakan regulasi, kapasitas stadion yang memang tidak terlalu besar juga menjadi salah satu pertimbangan. Ini juga terkait dengan keamanan dari suporter tim tamu dan juga untuk menjaga semuanya," katanya.

Rangga berharap agar suporter tim tamu bisa mematuhi regulasi yang berlaku karena hal tersebut demi keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan pertandingan.

Mengenai tiket online yang dijual, lebih lanjut Rangga menjelaskan bahwa tiket online hanya bisa dibeli melalui dua batch yang menggunakan sistem berbeda.

"Sistem penjualan tiket online akan kami bagi menjadi dua batch. Batch pertama akan menggunakan sistem Transaction History, yakni hanya yang membeli tiket laga melawan PSM atau Barito Putera yang bisa membeli tiket," paparnya.

"Untuk penjualan batch kedua, akan dilakukan dengan sistem Region Based setelah batch pertama habis terjual. Meski begitu, kuota untuk pembelian secara Region Based tidak akan sebanyak batch pertama," katanya.

Kedua cara penjualan tiket online ini diambil oleh panitia pelaksana pertandingan PSS setelah menimbang beberapa risiko dan mencari jalan terbaik untuk penjualan tiket, terutama bagi PSS Fans.

"Jadi saya berharap semoga sistem ini berjalan dengan lancar dan untuk teman-teman suporter agar membeli secara langsung di tempat yang telah tersedia dan mari kita bersama-sama tidak membeli tiket dari calo," ujar Rangga.

Baca juga: Tantang PSS Sleman, Persib Bandung Asah Penyelesaian Akhir, Terlalu Bertumpu pada David da Silva

Sumber: Tribun Jogja
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved