Mengenal Mooncake Santapan Musim Gugur, Kini Ditemukan di Kota Bandung

Di kalangan masyarakat Tionghoa, festival mooncake ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen.

Tribun Jabar/Putri Puspita
Tampilan mooncake tradisional di Intercontinental, Jalan Bukit Pakar, Kota Bandung, Senin (15/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG- Merayakan festival mooncake dilakukan oleh masyarakat Tionghoa saat musim gugur. Tradisi ini pun dilakukan di Indonesia.

Festival mooncake ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen.

Kudapan mooncake atau kue bulan menjadi sebuah makanan wajib ketika festival mooncake.

Kue bulan ini tidak berbentuk bulan seperti namanya, melainkan sebuah kue kering berbentuk bulat dengan isian kacang merah dan biji teratai.

Chef Restoran Tian Jing Lou Intercontinental Dago Pakar, Rik Manda Agung, mengatakan mooncake biasanya dimakan pada musim gugur yaitu 15-27 September.

Rik mengatakan Intercontinental menghadirkan dua jenis mooncake dalam festival mooncake.

Baca juga: Yuk Hadiri Local Creative Festival di Bandung, Pameran Produk Karya UMKM Lokal, Catat Tanggalnya

"Ada mooncake tradisional dan mooncake snowskin," ujar Rik saat ditemui di Intercontinental, Jalan Bukit Pakar, Kota Bandung, Senin (15/8/2022).

Rik menjelaskan untuk mooncake tradisional bahan utama yang digunakan adalah sirup golden dan tepung khusus yang diambil dari Hongkong.

Selain itu menggunakan minyak kacang sehingga memberikan aroma kacang yang membuat nafsu makan bertambah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved