Mahasiswa Tenggelam di Situ Techno, Telkom University: Korban Baru 3 Hari Lulus dan Berprestasi

Direktur Sekretariat dan Perencanaan Strategis Telkom University, Anisah Firli, masih mendalami kejadian mahasiswa tenggelam tersebut.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Situ Techno di depan Telkom University, Kabupaten Bandung, Senin (15/8/2022). Satu mahasiswa meninggal dunia akibat tenggelam di danau itu, Kamis (11/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Mahasiswa yang meninggal dunia akibat tenggelam di Situ Techno, Telkom University, Kabupaten Bandung, merupakan mahasiswa berprestasi.

Ia adalah Bagas mahasiswa Fakultas Terapan, Jurusan Tekni Telekomunikasi, yang baru lulus sidang tiga hari sebelum kejadian di Situ Techno itu.

Dikabarkan mahasiswa tenggelam itu awalnya berusaha membantu teman yang terjun ke Situ Techno.

Direktur Sekretariat dan Perencanaan Strategis Telkom University, Anisah Firli, masih mendalami kejadian mahasiswa tenggelam tersebut.

"Jumlah orangnya kami belum confirm, mungkin kira-kira sekitar 5 sampai 6 orang yang datang ke sini (Situ Techno). Cuma dalam kondisi itu, memang satu orang dulu yang mencebur ke danau dan ainnya sebetulnya membantu. Yang meninggal itu salah satu yang membantu," kata Anisah Firli saat ditemui di dekat Situ Techno, Senin (15/8/2022).

Menurutnya, Bagas merupakan mahasiswa berprestasi di Telkom University.

Baca juga: Hendak Tolong Teman, Mahasiswa Telkom University Tenggelam di Situ Techno di Depan Kampus

"Bagas ini kalau di lihat dari akademis itu tinggi IPK- nya, sangat berprestasi. Dia juga aktif dalam kegiatan ke mahasiswaan himpunan," kata Anisah Firli.

Anisah menjelaskan, Bagas memiliki jiwa menolong yang tinggi.

"Jadi jiwa sosialnya sangat tinggi. Karena menolong, itulah kami dan rekan-rekan semua di Telkom University sangat mengapresiasinya. Keluarganya juga ikhlas terkait kejadian tersebut karena memang yang bersangkutan itu berusaha menolong rekannya. Insyaallah, mudah-mudahan husnul khotimah," kata Anisah Firli.

Menurut Anisah Firli, mahasiswa yang pertama masuk danau sedalam dua hingga tiga meter itu karena inisiatif pribadi. Begitu juga Bagas yang berusaha menolong.

"Sebetulnya memang beliau inisiatif sendiri untuk menolong, jadi yang di medsos itu tidak benar. Mudah-mudahan dari rekan-rekan bisa meluruskan, jadi murni menolong rekannya yang kesulitan untuk naik ke pinggir danau," ujarnya.

Anisah mengimbau, kepada seluruh civitas agar tak ada yang terjun ke Situ Techno karena bukan untuk berenang, tetapi untuk kegiatan-kegiatan UKM.

"Itu pun dengan perlengkapan yang sangat lengkap. Jadi kami mengimbau kepada mahasiswa untuk tidak melakukan aktivitas serupa ke depannya," kata Anisah Firli.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved