Ingin Diberi Uang Kerahiman Proyek Tol Cisumdawu, Puluhan Petani Penggarap Gelar Aksi Mogok Makan

Mereka dulu menggarap lahan yang kini menjadi Tol Cisumdawu. Kini lahan yang mereka garap hilang.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Puluhan petani penggarap di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang menggelar aksi mogok makan dan mogok bicara di samping jembatan tol Cisumdawu, tepatnya di Desa Cilayung, Jatinangor, Sumedang, Senin (15/8/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Puluhan petani penggarap di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang menggelar aksi mogok makan dan mogok bicara terkait proyek Tol Cisumdawu.

Aksi dimulai Senin (15/8/2022) dan baru selesai dalam tiga hari mendatang. 

Peserta aksi yang didominasi kaum perempuan itu duduk di bawah tenda yang didirikan di pinggir jalan. Mereka duduk lesehan di atas alas duduk. Terlihat bagian mulut mereka ditutup lakban. 

Lakban hitam, merah dan kuning menutup rapat mulut mereka. Masing-masing mereka tak bicara apa pun, apalagi sampai mereka saling bicara. 

Para petani melakukan itu agar jeritan mereka didengar pemerintah. Lahan garapan yang mereka kelola kini dijadikan lahan Tol Cisumdawu. Mereka kini kehilangan pekerjaan. 

"Rencananya tiga hari, yang aksi mogok ini sekitar 50 orang," kata Muhamad Taher Derlen, penerima kuasa dari para petani sekaligus penerima kuasa dari pemilik lahan yang merupakan ahli waris Raden Aris Wiranatakusuma, pemegang Verponding 4144. 

Derlen mengatakan antara petani dan pemilik atas hak tanah tidak pernah terjadi persoalan. Kali ini, persoalan muncul karena tanah yang digarap dipakai tol. 

Tanah garapan itu dikelola oleh petani dari berbagai desa. Di antaranya dari Desa Cileles, Desa Cilayung, Desa  Cikeruh, dan Desa Cibeusi. 

"Tuntutan kami, negara lebih tahu harus bagaimana terhadap persoalan ini. Bayarlah sesuai dengan haknya, sebab selama ini tidak pernah ada ganti rugi kepada penggarap," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved