Persib Bandung

KEMENANGAN PERDANA Persib Bandung, Ada Drama di Laga Lawan PSIS Semarang, Ini Jalannya Pertandingan

Kalahkan PSIS Semarang menjadi kemenangan perdana Persib Bandung di Liga 1 2022/2023. Laga ini sekaligus menjadi debut Budiman sebagai pelatih Persib

Penulis: Cipta Permana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Deni Denaswara
David da Silva melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang PSIS Semarang. Di laga ini Persib Bandung menang 2-1. 

Terkait kondisi Persib Bandung yang selalu kebobolan setelah berhasil menciptakan gol, Budiman menuturkan bahwa hal tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi untuk terus dibenahi oleh dirinya dan tim pelatih lainnya.

"Memang harus kami akui, bahwa anak-anak (pemain), kalau sudah menang (unggul) kadang suka lupa, dan menurunkan tempo permainannya. Tapi hal itu tentu akan menjadi evaluasi yang harus terus kami benahi. Kedepannya, saya akan coba buat program, agar situasi tersebut tidak terulang dalam pertandingan-pertandingan berikutnya," katanya.

Hal senada pun disampaikan oleh perwakilan pemain Persib Bandung, I Made Wirawan. Menurutnya, dengan hasil kemenangan timnya hari ini, membuat beban berat yang selama ini ada, karena belum pernah menang, akhirnya dapat dituntaskan pada laga ini.

"Tentunya, hasil ini patut kita syukuri, karena satu beban berat di pundak kita, bisa dituntaskan hari ini. Pastinya, kami merasa sangat luar biasa atas hasil ini. Mudah-mudahan di pertandingan-pertandingan berikutnya, kami bisa tampil lebih baik lagi," ujarnya.

Di sisi lain, pelatih PSIS Semarang, Sergio Aparecido Alexandre menilai bahwa timnya sudah menjalankan rencana permainan dengan baik di babak pertama maupun kedua. Namun, timnya justru kalah karena situasi yang tidak menguntungkan.

Baca juga: Kapten Persib Bersyukur Akhirnya Maung Bisa Menang di Liga 1, Janji Tampil Lebih Baik Lagi

Menurutnya, dalam laga tersebut, pengadil di lapangan dua kali melakukan kesalahan dalam pengambilan keputusan, sehingga merugikan timnya.

"Yang membuat kami kalah, bukan karena kualitas kami menurun atau tim lawan lebih baik, tapi karena situasi yang tidak memihak kami hari ini, seperti keputusan wasit yang menilai Jonathan (Cantillana) dinilai hand ball sehingga menunjuk pinalti, padahal mengenai tulang rusuk atau iga," ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Berikutnya, keputusan wasit yang telah menetapkan gol, tiba-tiba mengubah keputusannya menjadi batal. Hal tersebut membuat para pemainnya terprovokasi dan mencoba mempertanyakan keputusan tersebut kepada wasit.

Namun, dirinya menerima hasil hari ini, untuk menjadi evaluasi agar lebih baik di laga selanjutnya.

"Apa yang sudah terjadi, tidak bisa berubah lagi, dan saatnya kami harus mulai mempersiapkan diri untuk menatap laga selanjutnya," ucapnya.

Hal senada pun diungkapkan perwakilan pemain PSIS Semarang, Ahmad Syiha Buddin. Menurutnya, ia dan rekan-rekannya harus langsung fokus ke pertandingan berikutnya dan meraih tiga poin.

"Hasil ini tentunya kita kecewa. Tapi kami tidak boleh larut dalam situasi ini, dan berharap segera fokus ke pertandingan selanjutnya, untuk mendapatkan tiga poin," katanya.

Akibat tambahan tiga poin tersebut, Persib Bandung bukan hanya keluar dari zona degradasi, namun juga melesat ke peringkat kesebelas dalam papan klasemen sementara BRI Liga 1 musim ini.

Sementara, PSIS Semarang tidak beranjak dari peringkat sembilan dengan poin empat.

Baca juga: Kapten Persib Bersyukur Akhirnya Maung Bisa Menang di Liga 1, Janji Tampil Lebih Baik Lagi

Jalannya pertandingan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved