Persib Bandung

Ribuan Anggota Gabungan TN & Polri Akan Amankan Laga Persib Bandung, Tak Punya Tiket Bakal Diusir

Ribuan personel gabungan TNI dan Polri, disiapkan untuk mengamankan pertandingan Persib Bandung melawan PSIS Semarang, di Stadion GBLA, Sabtu (13/8/20

Tribun Jabar
Ribuan personel gabungan TNI dan Polri, disiapkan untuk mengamankan pertandingan Persib Bandung melawan PSIS Semarang, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (13/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ribuan personel gabungan TNI dan Polri, disiapkan untuk mengamankan pertandingan Persib Bandung melawan PSIS Semarang, di Stadion GBLA, Sabtu (13/8/2022).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, pola pengamanan yang dilakukan untuk pertandingan Persib Bandung melawan PSIS Semarang, besok, secara umum masih sama dengan pertandingan pertama dua pekan lalu.

"Sudah kita siapkan personel, jumlahnya ribuan kemudian formatnya masih menggunakan sistem ring berlapis yang akan menyeleksi bagi penonton Persib Bandung melawan PSIS Semarang yang tidak memiliki tiket, tidak akan bisa mendekati Stadion," ujar Ibrahim Tompo, saat dihubungi, Jumat (12/8/2022).

Baca juga: Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam Cedera Lagi? Pagi Tadi Cuma Ngobrol dengan Dokter

Sistem ring, kata dia, masih akan digunakan untuk menyeleksi penonton bertiket dengan yang tidak memiliki tiket.

"Nanti di dalam beberapa ring, bagi yang tidak punya tiket akan kita usir ke luar, kita juga akan antisipasi lebih tinggi lagi apabila ada yang menjual tiket di lapangan (offline) akan kita proses," katanya.

Pada pertandingan pertama di GBLA, kata dia, masih banyak penonton yang tidak dapat membeli tiket lantaran belum divaksin dosis ketiga atau booster.

"Kemarin itu banyak penonton yang tidak dapat membeli tiket karena belum booster, makanya kita ingatkan agar vaksin booster dulu.

"Saat membeli tiket itu harus menggunakan aplikasi peduli lindungi dan yang dipersyaratkan adalah booster, jadi untuk bisa membeli tiket, harus vaksin booster dulu," ucapnya.

Selain pengamanan, pihaknya juga bakal meningkatkan patroli untuk mengantisipasi adanya calo yang menjual tiket palsu seperti yang terjadi sebelumnya.

"Pembelian tiket tidak akan mungkin bisa dilakukan secara langsung, jadi semua online. Apabila ada yang menjual tiket di lapangan (offline) itu merupakan kerawanan penipuan dan mengandung unsur pidana," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved