Pergoki Sejoli Bermesraan, 2 Pemuda di Kabupaten Cirebon Malah Rudapaksa Sang Gadis

Gadis berusia 17 tahun asal Kabupaten Cirebon jadi korban rudapaksa dua pemuda yang berinisial AN (27) dan HN (22).

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, beserta jajarannya saat menunjukkan barang bukti kasus rudapaksa dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (12/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Gadis berusia 17 tahun asal Kabupaten Cirebon jadi korban rudapaksa dua pemuda yang berinisial AN (27) dan HN (22).

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton, mengatakan, saat ini keduanya telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Menurut dia, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (19/2/2022) kira-kira pukul 23.30 WIB di rumah korban yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Pulang Ngaji, Bocah SD Ini Jadi Korban Rudapaksa, Pelaku Seret ke Semak-semak, Dipergoki Ayah Korban

"Pada mulanya kedua tersangka memergoki korban bermesraan dengan pacarnya," kata Anton saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (12/8/2022).

Ia mengatakan, keduanya pun menghampiri korban dan pacarnya, kemudian memaksa untuk melayani nafsu bejatnya.

Penolakan korban pun tampaknya tidak digubris oleh kedua tersangka, sehingga mereka pun nekat memaksa untuk melampiaskan nafsunya.

Para tersangka merudapaksa korban secara bergiliran di rumahnya. Pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus itu.

Di antaranya, pakaian yang dikenakan korban saat dirudapaksa oleh kedua tersangka. Saat ini, AN dan HN juga masih diperiksa secara intensif di Mapolresta Cirebon.

"Tersangka dan seluruh barang bukti yang berhasil diamankan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Unit PPA Sareskrim Polresta Cirebon," ujar Anton.

Baca juga: Ayah Jahat di Bengkulu, Rudapaksa Anak Kandungnya Bertahun-tahun, Beraksi Sejak Korban Kelas 4 SD

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 78 jo apasal 81 dan atau Pasal 75 E jo Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak.

Selain itu, keduanya juga terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara akibat nekat menggilir korbab setelah memergokinya sedang beroacaran.

"Kami masih mendalami kasusnya, karena masih memburu satu tersangka lagi yang saat ini statusnya ditetapkan DPO," kata Anton.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved