Breaking News:

Janda Muda di Ciamis Diciduk Polisi Akibat Terlibat Arisan Bodong, Puluhan Korban Rugi Rp 665 Juta

Nov, janda muda di Ciamis diciduk jajaran Polres Ciamis karena telah “memakan” uang arisan yang diduga bodong tersebut dengan total Rp 665 juta

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/ANDRI M DANI
Nov (30), seorang janda warga Desa Sukasari Banjarsari Ciamis diciduk jajaran Polres Ciamis. Pelaku diduga telah menjalankan praktek penipuan dan penggelapan lewat modus arisan duos dengan kerugian peserta mencapai Rp 665 juta. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS - Mau untung malah jadi buntung. Itulah yang kini dialami setidaknya 24 orang yang sebagian besar ibu-ibu peserta Arisan Duos yang dikelola oleh Nov (30).

Kini Nov, warga Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Ciamis itu pun diciduk jajaran Polres Ciamis karena telah “memakan” uang arisan yang diduga bodong tersebut.

Akibat perbuatan janda tanpa anak tersebut, setidaknya 24 korban peserta arisan mengalami kerugian total mencapai Rp 665 juta.

“Modus yang dilakukan tersangka  dengan menyebar iklan melalui story whatsapp di HP milik pelaku untuk memancing korban untuk ikut arisan dengan dijanjikan keuntungan,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro SH SIK MT yang didampingi Kasatreskrim AKP M Firmansyah SIK dan Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena NEB kepada Tribun dan wartawan lainnya pada konferensi pers di Mapolres Ciamis Jumat (12/8) sore.

Setelah ada respon dari calon korban, pelaku menjelaskan tentang sistem arisan duos yang dikelolanya.

Dan menjanjikan keuntungan 24 persen untuk jangka 10 hari.

Banyak juga korban yang tegiur. Dalam jangka waktu 2 bulan, setidaknya ada 24 orang  lebih peserta yang mengikuti arisan duos yang dikelola pelaku.

Setiap peserta menyetor uang beragam  mulai dari Rp 2 juta sampai puluhan juta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved