Berupaya Atasi Krisis Pangan, Jenderal Dudung Panen Jagung di Ciemas Sukabumi

TNI Angkatan Darat menanam jagung di lahan milik PTPN seluas 1.140 hektare di Kampung Cibinong, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Dr. Dudung Abdurachman saat panen jagung bersama warga di lahan PTPN di Kampung Cibinong, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sebagai upaya mengatasi krisis pangan dan menjaga ketahanan pangan, TNI Angkatan Darat menanam jagung di lahan milik PTPN seluas 1.140 hektare di Kampung Cibinong, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Hari ini, jagung yang ditanam telah dipanen, panen jagung dilakukan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, bersama warga setempat, Jumat (12/8/2022).

"Sesuai dengan perintah saya, tentunya dilatar belakangi perintah Presiden Republik Indonesia, bahwa dampak Covid-19 berdampak pada ekonomi, pesan dari beliau membantu pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat.

Baca juga: Jenderal Dudung Jadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia: Pancasila Ajarkan untuk Saling Bantu

Untuk mengantisipasi krisi pangan, maka saya menanfaatkan lahan ini untuk menanam jagung, gandum, padi dan sebagainya," ujar Dudung usai panen jagung.

Dudung mengatakan, hasil panen jagung itu akan diberikan kepada masyarakat setelah dipotong biaya operasional.

"Hasil ini akan diberikan kepada masyarakat setelah dipotong biaya operasional 70 persen. Khususnya di Ciemas ini diperkirakan kalau 30 juta per ton, ini nanti kalau 1 hektare itu 20 juta, ini di lahan ini diperkirakan akan terjadi perputaran uang sebesar 30 juta, sehingga masyatakat-masyarakat yang ada di Desa ini akan sejahtera," terangnya.

Tak hanya itu, TNI Angkatan Darat juga mencanangkan TNI Manunggal Air dengan menggunakan pompa hidram yang dapat dipakai oleh masyarakat.

"Begitu juga ada pencanangan air bersih menggunakan pompa hidram dan ini tersebar di seluruh Indonesia, yang sudah kita tanam (pompa hidram) 600 lebih, sehingga masyarakat yang tadinya harus menanggung air dari jauh, saat ini sudah sampai di rumah," jelas Dudung.

Dudung menjelaskan, selain membantu ketersediaan air bersih, program TNI Manunggal Air juga membantu pada sektor pertanian.

Baca juga: 100 Hektare Lahan Pertanian Terancam Kering, Petani Swadaya Perbaiki Irigasi Bojongsawah Sukabumi

"Air ini merupakan kebutuhan utama, tentunya dengan air mengalir berdampak kepada pertanian, sehingga tumbuh perekonomian di masing-masing masyarakat," ucap Dudung.*

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved