Baku Tembak di Rumah Jenderal

Satpam Komplek Mengaku Dibayar Rp 150 Ribu untuk Tutup Seluruh Portal ke Rumah Pribadi Ferdy Sambo

Bayaran itu diterima S salah satunya saat penggeledahan dilakukan di rumah Irjen Ferdy Sambo yakni pada Selasa (9/8/2022) kemarin.

Editor: Ravianto
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Salah satu akses menuju rumah pribadi Irjen Pol Ferdy Sambo yang beralamat di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Kalibata, Jakarta Selatan, yang ditutup portal, awak media juga diminta untuk melakukan peliputan hanya dari batas tersebut, Kamis (11/8/2022). Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kasus polisi tembak polisi di rumah jenderal atau kasus meninggalnya Brigadir J telah menyeret Irjen Ferdy Sambo jadi tersangka.

Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka bersama 3 orang lain termasuk seorang sopir.

Setelah Irjen Ferdy Sambo jadi tersangka, muncul pengakuan dari petugas keamanan atas satpam kompleks rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo.

Rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo ini terletak di Jalan Saguling III, Jakarta Selatan.

Sang petugas keamanan ini mengaku diminta menutup seluruh portal yang mengarah ke kompleks setelah kasus itu makin ramai.

Untuk menutup seluruh portal, sang satpam mengaku dibayar Rp 150 ribu.

Suasana rumah Irjen Pol Ferdy Sambo usai penggeledahan oleh Bareskrim Polri, Rabu (10/8/2022).Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Suasana rumah Irjen Pol Ferdy Sambo usai penggeledahan oleh Bareskrim Polri, Rabu (10/8/2022).Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

S inisial petugas kemanan kompleks tersebut menyatakan dirinya diperintah oleh seorang pria dengan bayaran untuk menutup portal kompleks tersebut.

Tribunnews.com tidak menjelaskan secara detail identitas sekuriti tersebut dengan alasan keamanan.

Kendati demikian, S tidak dapat menjelaskan secara detail identitas pria tersebut namun dirinya menyatakan orang tersebut kerap terlihat di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo.

Baca juga: Mantan Kepala Sekolah Bhadara E Ungkap Tingkah Richard Eliezer Semasa SMA

Baca juga: SOSOK S, Pria Miterius yang Diamankan Polda Jabar karena di TKP Kasus Subang, Rajapati Ibu dan Anak

"Pokoknya jangan dibuka pak nanti saya kasih uang, iya waktu itu saya nurut," kata S kepada awak media di sekitaran kompleks Jalan Saguling III, Duren Tiga, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2022).

S mengaku orang yang memerintahkannya untuk menutup portal tersebut telah memberikan uang sebanyak dua kali.

Bayaran itu diterima S salah satunya saat penggeledahan dilakukan di rumah Irjen Ferdy Sambo yakni pada Selasa (9/8/2022) kemarin.

"Sama yang jaga itu (Rumah Sambo). Belum seminggu lah. Pertama Senin keduanya Selasa, dua kali, pertama Rp 100 ribu keduanya Rp 50 ribu. Untuk uang rokok katanya," kata dia.

Hal ini lantas kata dia mendapat keluhan dari beberapa warga kompleks.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved