Kecelakaan Maut di Ciamis

Fakta Baru Kecelakaan Maut Pikap Masuk Jurang di Ciamis, Polisi Duga Saat Kejadian Mobil Alami Ini

Ada fakta baru yang didapat polisi mengenai kecelakaan maut pikap masuk jurang di Panjalu.

Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Andri M Dani
Kondisi mobil yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Cikijing-Sukamantri-Panjalu Blok Werkit RT 51 RW 16 Desa Cibeureum, Sukamantri, Ciamis, Senin (8/8/2022) pagi. Delapan orang meninggal dunia dalam peristiwa ini. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan pikap masuk jurang di Kabupaten Ciamis.

Dalam peristiwa ini delapan orang meninggal dunia.

Ada fakta baru terkait kasus ini.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mesin mobil pikap itu sempat mati sebelum mengalami kecelakaan masuk jurang. 

Selain itu, dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, diketahui fungsi rem tidak berfungsi dengan baik ketika mesin kendaraan tersebut mati.

"Kesimpulan sementara bahwa kendaraan itu pada saat meluncur di jalur tersebut sempat mati mesinnya, dalam keadaan mati mesin itu kemudian sopir sempat berupaya menginjak rem tapi kecepatannya tidak berkurang, hingga akhirnya jatuh masuk ke dalam jurang," ujar Ibrahim Tompo, saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (11/8/2022). 

Saat ini, kata dia, pihaknya belum dapat meminta keterangan dari sopir terkait kondisi kendaraannya.

Sopir kendaraan pikap maut itu, masih menjalani perawatan.

"Kondisi sopir masih luka berat sehingga masih belum bisa dilakukan pemeriksaan atau BAP, jadi memang masih perlu data untuk membuat simpulan terkait faktor penyebab kecelakaan ini," katanya.

Sebelumnya, sebuah mobil pikap terbuka yang membawa 17 penumpang dari wilayah Jatiwangi Majalengka, masuk ke dalam jurang sedalam 30 meter, di Jalan Raya Sukamantri, Panjalu, Dusun Cimara, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Senin (8/8/2022) pagi.

Dalam kecelakaan itu delapan orang meninggal dunia. 

"D imana tujuh orang diantaranya meninggal di lokasi kejadian dan satu orang lainnya saat berada di Puskesmas Sukamantri," ujar Ibrahim Tompo.

Selain korban meninggal, terdapat 9 korban luka-luka, lima di antaranya masih anak-anak. 

"Dari 9 orang korban luka-luka, 5 orang di antaranya anak-anak," katanya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Ciamis, Ini Dugaan Sementara Penyebab Mobil Pikap Masuk ke Jurang

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved