Persib Bandung

BERITA PERSIB Siang: Budiman Yunus Dinilai Akan Mampu Beri Nuansa Baru di Persib Bandung

Asisten pelatih Persib Bandung, Budiman Yunus ditunjuk sebagai pelatih sementara Maung Bandung pasca-mundurnya Robert Rene Alberts

Penulis: Cipta Permana | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Budiman Yunus setelah latihan di Lapangan Lodaya. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Asisten pelatih Persib Bandung, Budiman Yunus ditunjuk sebagai pelatih sementara Maung Bandung pasca-mundurnya Robert Rene Alberts.

Penunjukan itu dinilai memberikan nuansa baru bagi tim kebanggaan bobotoh tersebut.

Pasalnya, selain merupakan sosok pelatih lokal dan putera daerah, namun Budiman pun menjadi salah satu legenda Persib, yang memiliki dan memahami bagaimana bangganya berkostum tim Pangeran Biru.

Selain karier kepelatihannya yang mampu membawa tim Diklat Persib U-19 meraih gelar juara pada ajang kompetisi masih bertajuk Liga Super Indonesia U-19, pada tahun 2015-2016

Namun, pria kelahiran Bandung, 5 Agustus 1972 itu diketahui bahwa semasa aktif sebagai pemain, Budiman Yunus pernah membela Persib Bandung pada tahun 1990-1993 dan 2002 dalam ajang Liga Perserikatan.

Salah seorang rekan Budiman di masa itu, yang kini pun berprofesi sebagai pelatih yaitu, Sujana menyambut positif penunjukan Budiman sebagai pelatih sementara Persib Bandung.

Terlebih, keduanya sempat bersama saat masih membela Persib Bandung tahun 2000 - 2002, termasuk dalam berbagai kegiatan di luar pertandingan sepakbola.

"Budiman sosok yang disiplin, selain saat masih aktif sebagai pemain, tapi juga saat melatih. Dia (Budiman) juga memiliki karakter yang mampu menjadi sosok senior panutan bagi setiap juniornya, termasuk saya," ujarnya.

Kedisiplinannya tersebut, lanjutnya, juga diterapkan kepada para anak didiknya, terbukti saat Budiman menjadi pelatih Persib U-19, mampu mengantarkan prestasi bagi tim yang diasuhnya, dan salah satu kunci keberhasilannya tersebut adalah disiplin.

Baca juga: 26.000 Tiket Laga Persib Bandung vs PSIS Semarang Sudah Bisa Dibeli, Ini Perincian Harganya

Maka dari itu, dengan promosinya Budiman sebagai caretaker Robert Rene Alberts di Persib, kesempatan ini harus jadi motivasi dan mampu di maksimalkan, guna menunjukkan bahwa kualitas pelatih lokal tidak kalah dari pelatih asing. 

Meski demikian, dukungan dari berbagai pihak yaitu, manajamen, pemain, dan unsur tim lainnya menjadi syarat keberhasilan untuk bisa mewujudkan dan mengangkat prestasi bagi Persib Bandung.

"Sebagus apapun pelatih, jika tidak ada dukungan dari manajemen dan rekan di timnya, termasuk penerimaan pemain terhadap sosok pelatih, ini yang akan menjadi masalah," ucapnya.

Sujana menilai, meski sempat mengantarkan tim Persib U-19 meraih gelar juara, namun saat menangani tim senior kini, terdapat tantangan berbeda. 

Apalagi para pemain senior memiliki ego masing-masing yang harus bisa dirangkul oleh Budiman, untuk mempererat chemistry yang selama ini menjadi kendala di tim Maung Bandung.

"Mudah-mudahan Budiman mampu meredam ego setiap pemain, dan merangkul semuanya di tim Persib saat ini. Tapi pelatih itu bukan pesulap yang bisa mengubah sesuatu dalam waktu singkat. Jadi upaya merangkul pemain membutuhkan waktu. Apabila itu sudah berhasil, maka meraih prestasi pun akan tiba waktunya," ujarnya.

Meski demikian menurutnya, dengan tiga tahun Budiman di Persib dan menjadi asisten pelatih Robert Rene Alberts, setidaknya Budiman sudah memahami bagaimana karekteristik setiap pemain Persib.

Sehingga tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi.

"Apalagi di Persib Bandung ada Pak Yaya (Sunarya) yang bisa bekerjasama dengan Budiman."

"Dengan adanya Pak Yaya, saya yakin komunikasi dengan para pemain bisa lebih cair, dan saling memahami apa yang menjadi keinginan pemain maupun pelatih," katanya. (Cipta Permana).

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved