Nasib Edi Suntara di Subang, 9 Tahun Menderita Tumor di Wajah, Kini Hampir Sebesar Bola Takraw

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Maxi, menyebut Edi Suntara menderita tumor di wajah atau tumor kelenjar ludah

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Ahya Nurdin
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi (kiri), saat menjenguk penderita tumor di wajah, Edi Suntara, di Desa Rawameneng Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Rabu (10/8/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG- Separuh wajah Edi Suntara (52) sudah tertutup tumor yang terus membesar hingga sebesar bola takraw.

Sudah 9 tahun tumor di wajah itu diderita warga Desa Rawameneng Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, tersebut.

Terakhir kali Edi Suntara mengobati tumor di wajah tersebut pada empat tahun lalu.

"Penyakit tumor ini sejak 2013. Saya sempat berobat pakai BPJS sampai 2018, Sejak itu sampai sekarang tak berobat lagi, akibat tak ada biaya," kata Edi Suntara, kepada Tribunjabar.id, Rabu (10/8/2022).

Ia mengaku sempat berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung selama tujuh bulan.

"Sempat berobat ke RSHS Bandung, tapi hanya diperiksa tanpa ada tindakan operasi, hingga tumor di wajah saya semakin besar seperti saat ini," kata Edi Suntara.

Ia berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Subang bisa membantu pengobatannya agar bisa sembuh seperti semula.

"Saya berharap Dinkes Subang bisa memfasilitasi pengobatan saya agar bisa segera dioperasi dan daging tumor ini tidak terus bertambah besar," ujar Edi Suntara.

Baca juga: Momen Haru Saat Kapolres Sukabumi Kota Peluk Latifa Gadis Kecil Pasien Tumor Otak

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Maxi, menyebut Edi Suntara menderita tumor di wajah atau tumor kelenjar ludah. Menurutnya, sang pasien sudah kontak dengan rumah sakit beberapa kali.

"Mungkin karena ada kendala-kendala terkait prosedur pemeriksaan, beliau sudah tidak kontak lagi dengan rumah sakit sejak 2018, hingga akhirnya tumornya semakin bertambah besar," katanya saat mengunjungi Edi Suntara di rumahnya di Desa Rawameneng, Rabu (10/8/2022).

Menurut Maxi, tumor kelenjar ludah yang dialami Edi Suntara, kalau diagnosa, sudah mengarah kepada tumor ganas

"Saya sudah perintahkan puskesmas setempat untuk bisa memfasilitasi dan mengawal pengobatannya di Rumah Sakit Hasan Sadikin agar pak Edi tak diacuhkan dan benar-benar ditangani oleh RSHS Bandung," katanya.

Ia berharap dengan dukungan dari Dinkes Subang, proses pengurusan dan penanganan Edi Suntara di RSHS Bandung bisa lebih cepat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved