Kejati Jatim Datangi Gua Sunyaragi Cirebon Terkait Kasus Kredit Fiktif Bank Jatim, Periksa Ini

Kejati Jatim mendatangi Taman Air Gua Sunyaragi, Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, Selasa (9/8/2022) terkait kredit fiktif dan memeriksa bangunan

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Kejati Jatim mendatangi Taman Air Gua Sunyaragi, Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, Selasa (9/8/2022) terkait kredit fiktif dan memeriksa sejumlah bangunan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendatangi Taman Air Gua Sunyaragi (TAGS), Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon, pada Selasa (9/8/2022).

Wakil Direktur Badan Pengelola (BP) TAGS, R Chaidir Susilaningrat, mengatakan, kedatangan tim tersebut berkaitan permasalahan hukum yang ditangani Kejati Jawa Timur.

Menurut dia, mereka datang untuk memeriksa sejumlah bangunan di areal Gua Sunyaragi, di antaranya, plaza, kios cinderamata, dan kantor pengelola.

"Dari informasi yang kami terima kedatangan Kejati Jatim ini berkaitan kasus kredit fiktif di Bank Jatim," kata R Chaidir Susilaningrat saat ditemui di Gua Sunyaragi, Rabu (10/8/2022).

Ia mengatakan, tiga obyek yang direvitalisasi pada 2015 itu telah diperiksa tim dari Kejati Jawa Timur dan bakal diukur secara menyeluruh.

Namun, pihaknya memastikan seluruh manajemen BP TAGS tidak ada yang terlibat dalam kasus tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca juga: Mulai Didatangi Wisatawan Luar Daerah, Jumlah Pengunjung Goa Sunyaragi Cirebon Meningkat

Bahkan, ia juga tidak mengetahui secara terperinci mengenai permasalahan hukum yang tengah ditangani Kejati Jatim hingga mendatangi Gua Sunyaragi.

"Kami hanya diberi tahu oleh pimpinan untuk mendampingi aparat dari kejaksaan untuk memeriksa tiga objek bangunan tersebut," ujar R Chaidir Susilaningrat.

Chaidir menyampaikan, jajaran manajemen BP TAGS menghormati seluruh proses hukum yang kini berjalan di Kejati Jawa Timur meski tidak mengetahuinya secara terperinci.

Selain itu, pihaknya juga berinisiatif mengosongkan sementara tiga bangunan yang tengah diperiksa Kejati Jatim hingga proses hukumnya dinyatakan selesai.

Ia pun memastikan, permasalahan hukum itu tidak mengganggu operasional Gua Sunyaragi sebagai salah satu obyek wisata sejarah di Kota Udang.

"Kami tidak mengetahui detailnya karena saat itu belum menjabat, dan berharap kasus ini tidak berdampak pada kunjungan wisatawan di Gua Sunyaragi," kata R Chaidir Suslianingrat. (*)

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved