Kereta Cepat Pertama di ASEAN Segera Tiba di Jabar, Bermotif Batik Megamendung dan Minim Getaran

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, 11 set lokomotif Kereta Cepat Jakarta-Bandung dalam perjalanan ke Tanah Air dengan motif batik Megamendung

Istimewa
Rangkaian kereta untuk kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah rampung diproduksi dan menjalani tes uji di pabrik di CRRC Sifang, Qingdao, provinsi Shandong, Tiongkok. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, 11 set lokomotif Kereta Cepat Jakarta-Bandung dalam perjalanan ke Tanah Air dengan motif batik Megamendung. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, 11 set lokomotif Kereta Cepat Jakarta-Bandung tengah dalam perjalanan ke Tanah Air.

Rencananya, kereta tersebut akan digunakan saat uji coba pada masa konferensi tingkat tinggi G20.

"Sebanyak 11 set lokomotif dan gerbongnya sudah selesai di pabriknya di Qingdao Tiongkok. Sedang OTW menuju Jawa Barat. Uji coba 1 set saat summit G20 di November, dan kemudian berbagai tes dilakukan setelahnya sampai nanti saat dioperasikan penuh di Juni 2023," katanya di Gedung Sate, Selasa (9/8/2022).

"Pas Summit, Presiden Jokowi minta ada satu set bisa wara-wiri bisa jadi berita diperlihatkan ada kereta sudah bergerak di relnya tapi dites semua baru Juni 2023," ujarnya.

Baca juga: KAI Umumkan Tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Antara Rp 250-350 Ribu

Ia mengatakan, bersyukur bahwa idenya untuk membubuhkan desain batik megamendung pada interior rangkaian kereta cepat tersebut dapat terealisasi.

"Interior dengan tema batik megamendung juga terlihat sudah diaplikasikan. Semoga lancar dan menjadi kebanggaan kita semua memiliki kereta api cepat atau high speed rail pertama di ASEAN. Kecepatan maksimal 350 km/jam," kata Ridwan Kamil.

Minim Kebisingan dan Getaran

Electric Multiple Unit (EMU) atau rangkaian kereta untuk kereta cepat Jakarta-Bandung sudah rampung diproduksi dan menjalani tes uji di pabrik di CRRC Sifang, Qingdao, provinsi Shandong, Tiongkok.

Pada pertengahan Agustus, EMU atau rangkaian kereta cepat bernama KCIC400AF itu mulai dikirim ke Indonesia.

GM Corporate Secretary PT KCIC, Rahadian Ratry mengatakan penyelesaian dan pengiriman rangkaian kereta cepat dari China ke Indonesia menjadi momentum yang baik.

Baca juga: Intensitas Petir dan Gempa di Indonesia Tinggi, Ini Antisipasi dari Kereta Cepat Jakarta Bandung

Penyelesaian dan pengiriman rangkaian kereta cepat ini juga menjadi salah satu upaya persiapan jelang pelaksanaan uji dinamis atau dynamic test pada gelaran G20.

Untuk diketahui KCIC400AF dirancang untuk beroperasi dengan kecepatan 350 km per jam.

Mengintip isi rangkaian kereta untuk kereta Cepat Jakarta-Bandung
Mengintip isi rangkaian kereta untuk kereta Cepat Jakarta-Bandung (Istimewa)


Rangkaian kereta cepat yang akan dikirim ke Indonesia ini juga memiliki teknologi canggih untuk menopang kebutuhan kenyamanan dan keamanan operasional.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved