Kecelakaan Maut di Ciamis

Ucapan Terakhir Korban Kecelakaan Maut Pikap di Panjalu, Ternyata Jadi Firasat Rumli Pergi Selamanya

Sebelum berpulang, Rumli sempat berujar ini ke neneknya. Sang nenek semula tak berprasangka apa-apa.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Safnah (60) nenek Muhammad Rumli (29) menunjukkan foto korban saat ditemui TribunJabar.id, di rumah duka di Dusun Sukaresmi, RT 03/06, Desa Tolengas, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Senin (8/8/2022) sore. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Muhammad Rumli (29) warga Tolengas, Sumedang yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas maut di Jalan Raya Cikijing-Panjalu, Dusun Cimara Tonggoh, Desa Cibereum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, dikenal sebagai sosok yang baik. 

Safnah (60) nenek korban mengatakan bahwa cucunya selalu welas asih. 

"Dia itu penyayang," katanya saat ditemui TribunJabar.id, di rumah duka di Dusun Sukaresmi, RT 03/06, Desa Tolengas, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Senin (8/8/2022) sore. 

Safnah mengatakan cucunya adalah pedagang cilok, penganan dari tepung kanji dengan saus kacang. 

Beberapa hari sebelum berangkat ke Panjalu, Safnah mendengar Rumli berbicara bahwa dia tak akan belanja lagi untuk dagangannya. 

"Mak, kayaknya dagang sampai Senin saja, Rumli bilang itu ke saya," katanya. 

Sebelumnya ucapan itu ditanggapi Safnah dengan biasa.

Tadi pagi, rombongan yang di dalamnya ada Rumli, istri, dan anaknya berangkat ke Panjalu untuk menghadiri undangan khitanan. 

Di Panjalu, rombongan itu terlibat kecelakaan lalu lintas.

Sebanyak 8 orang meninggal dunia dalam kecelakaan itu, lainnya sebanyak 9 orang luka. 

"Ternyata ada kejadian ini di hari Senin," katanya. 

Evi Noviantika (23) adik korban mengatakan bahwa mula-mula kabar kecelakaan lalu lintas pikap bernomor polisi E 8393 YJ itu disampaikan oleh bibi istrinya Rumli. 

"Dapat kabar dari adik ibunya, kaget sekali dengar kabar itu. Enggak ada firasat apapun," katanya di tempat yang sama. 

Evi merasa sangat terpukul, sebab dia selama ini terbilang sangat dekat dengan Rumli.

Baca juga: Keluarga Rumli Berduka, Jadi Korban Kecelakaan Pikap Maut di Panjalu Bersama Istri dan Anaknya

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved