Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya Ikut Berduka Atas Meninggalnya Bayi Suporter, Ini Pesan Menyentuh Aji Santoso

Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya, berpesan kepada para suporter, khususnya para orang tua, agar lebih bijak saat mengajak anaknya.

SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso juga mengungkapkan turut berduka cita atas meninggalnya seorang bayi selepas laga Bajul Ijo vs Persita Tangerang di Liga 1. 

TRIBUNJABAR.ID - Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya, berpesan kepada para suporter, khususnya para orang tua, agar lebih bijak saat mengajak anaknya menyaksikan pertandingan.

Aji Santoso juga mengungkapkan turut berduka cita atas meninggalnya seorang bayi selepas laga Bajul Ijo vs Persita Tangerang di Liga 1.

Menurut dia, nyawa manusia lebih penting daripada sepak bola itu sendiri.

"Tentu saya sangat berbelasungkawa dengan kejadian itu. Sebagai suporter harus lebih bijak lagi karena nyawa itu lebih penting dari sepak bola," kata Aji Santoso.

Baca juga: Ini Ternyata Kunci Borneo FC Bisa Membantai Persib Bandung di Stadion Segiri di Liga 1 2022-2023

"Saya tahu dia sangat fanatik sama Persebaya tetapi jangan terlalu berlebihan."

"Jangan sampai fanatiknya itu menimbulkan korban apalagi nyawa. Hati hati lagi ke depannya," imbuh pelatih asal Malang itu.

Sebelumnya, dikabarkan seorang bayi dari suporter Persebaya meninggal dunia setelah menempuh perjalanan jauh Tegal-Surabaya.

Bayi tersebut diajak orang tuanya menonton laga kontra Persita di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (1/8/2022).

Hal ini diketahui dari unggahan Twitter suporter Persebaya @jungkangFamily yang mengakui kesalahannya karena mengajak anak yang masih bayi berusia 6 bulan menggunakan sepeda motor.

"Akhirnya saya belajar apa makna 'Persebaya Sak Tekone Izrail' berkat ketololan yang terbungkus ego dan kesombongan saya," tulis akun @jungkangFamily pada Rabu (3/8/2022).

"Yang nekat mengajak anak saya berusia 6 bulan untuk melakukan perjalanan dari Tegal ke Surabaya demi melihat Persebaya bertanding kandang perdana. Semoga cukup saya saja yang tolol," tambahnya.

Setelah kejadian itu, banyak pihak kemudian menyoroti waktu kick-off pertandingan yang dinilai terlalu malam.

Seperti diketahui, Laga Persebaya vs Persita berlangsung pukul 20.30 WIB yang mana menurut banyak orang terlalu malam.

Berkaca pada kejadian ini, manajemen Persebaya kemudian mengirimkan surat keberatan terkait jadwal pertandingan kepada PT LIB (Liga Indonesia Baru).

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved