Cerita Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Majalengka hingga Tewas, Dilempar Batu Duluan

Salah satu pelaku pengeroyokan, WK mengaku, korban sempat melempar batu ke arahnya bersama rekan-rekannya.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
eki yulianto/tribunjabar
Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi didampingi Kasat Reskrim AKP Febri Samosir menggelar perkara tindak pidana pengeroyokan yang menghilangkan nyawa di Mapolres Majalengka, Senin (8/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Sebanyak empat pelaku diamankan petugas Sat Reskrim Polres Majalengka akibat aksi pengeroyokan seorang pemuda di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada Minggu (31/7/2022) dini hari sekira pukul 02.22 WIB.

Mereka masing-masing adalah MR (20) warga Desa Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran, WK (22) warga Kelurahan Majalengka Kulon, RI (16) warga Heuleut Kecamatan Kadipaten dan OT (16) warga Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten.

Untuk pelaku RI dan OT sendiri merupakan pelaku yang masih di bawah umur.

Baca juga: Detik-detik Sebelum Suporter PSS Sleman Jadi Korban Pengeroyokan, Meninggal Setelah Dirawat 8 Hari

Adapun, korban bernama Andi warga Desa/Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.

Dihadapan para awak media, salah satu pelaku WK mengaku, korban sempat melempar batu ke arahnya bersama rekan-rekannya.

Beruntung saat itu, tidak ada satu pun yang terkena batu berukuran besar tersebut.

"Korban melempar batu dulu," ujar WK dalam kegiatan konferensi pers di Mapolres Majalengka, Senin (8/8/2022).

Lemparan batu itu, jelas dia, membuat ia bersama rekan lainnya merasa emosi dan mengejar korban.

Korban pun berhasil ditikam dan terjadi aksi pengeroyokan hingga akhirnya Andi meninggal dunia.

"Kalau saya pukul satu kali pakai balok kayu," ucapnya.

WK mengaku menyesal atas perbuatannya yang menghilangkan nyawa seseorang.

Baca juga: Korban Pembakaran Sepeda Motor Keroyok Warga di Cimahi, Padahal Bukan Pelaku, Kini Diamankan Polisi

Bersama rekannya, ia berjanji tidak akan kembali melakukan kesalahan yang sama.

"Saat dipukul, korban cuma pasrah dan terus dipukul sama kami," jelas dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved