Kamis, 28 Mei 2026

Pesib Bandung

Bobotoh Ancam Nginap di Graha Persib Bandung dan Dirikan Tenda Jika Robert Albert Dipertahankan

Bobotoh yang tergabung dalam Viking Persib Club (VPC) yang akan turun ke jalan, Senin (8/8/2022) terkait prestasi Persib Bandung dalam tiga laga.

Tayang:
Penulis: Cipta Permana | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUNJABAR.ID/DEANZA PAHLEVI
Puluhan bobotoh lakukan aksi di Graha Persib, Kota Bandung, Minggu (7/8/2022), menuntut pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts untuk mundur dari pelatih kepala Persib setelah gagal meraih kemenangan pada laga melawan Borneo FC di BRI Liga 1 2022/2023 

TRIBUNJABAR.ID - Bobotoh yang tergabung dalam Viking Persib Club (VPC) yang akan turun ke jalan, Senin (8/8/2022) terkait prestasi Persib Bandung dalam tiga laga di Liga 1 2022-2023.

Sambil mengumandangkan chant 'Rene Out', mereka pun mengancam menginap di Graha Persib Bandung jika tuntutan mereka tidak dipenuhi manajemen Persib.

Tuntutan mereka adalah melengserkan Robert Albert sebagai pelatih Persib Bandung.

VPC telah sepakat, seluruh pengurus pusat dan setiap distrik akan berkumpul di Bandung, untuk mengagendakan aksi turun ke jalan dan mengepung Graha Persib, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Youtube Persib Bandung Diretas, Video-videonya Menghilang, Muncul Channel Ini

"Kami akan gelar aksi besok (hari ini), karena kami semua (VPC) sepakat, bahwa coach Robert (Rene Alberts) ini sudah selesai di Persib. Sudah habis kesabaran kami untuk coach Robert," ucap juru bicara VPC, Ibro Hendri  dihubungi Tribun Jabar lewat telepon, kemarin.

Ibro mengatakan, dia telah meminta setiap distrik untuk mengirimkan 50-100 anggotanya untuk mengikuti aksi turun ke jalan dan mengepung Graha Persib.

"Kalau pihak manajemen atau PT. Persib Bandung Bermartabat bersikeras akan tetap mempertahankan Robert Rene Alberts sebagai pelatih, kami (VPC) akan menurunkan massa sebesar-besarnya.

"Kami akan berkoordinasi dengan setiap distrik VPC di sekitar Bandung, minimal mengirimkan 50-100 anggotanya untuk ikut aksi ini," ujarnya.

Menurutnya, aksi tersebut akan terus berlanjut, bahkan pihaknya mendorong agar seluruh peserta aksi untuk tidak meninggalkan lokasi aksi.

Bahkan, jika diperlukan pihaknya mendorong seluruh peserta aksi mendirikan tenda di depan Graha Persib dan memblokade akses Jalan Sulanjana, hingga manajemen mengambil sikap tegas dan resmi, untuk mengakhiri kerjasama dengan Robert Rene Alberts sebagai pelatih kepala Maung Bandung.

Menurutnya, VPC telah habis kesabaran dalam menunggu keputusan manajemen, untuk mengakhiri nasib Robert Rene Alberts sebagai pelatih kepala Persib, menyusul hasil minor dalam tiga pertandingan terakhir.

"Sebetulnya sebelum pertandingan di mulai, teman-teman di pengurus dan distrik sudah me-WA (WhatsApp) saya, tentang kira-kira apa yang akan dilakukan, kalau sampai terjadi Persib ini kalah lagi hari ini," katanya.

Dan, katanya, faktanya terjadi demikian. Malahan, kalahnya pun dengan jumlah kemasukan yang lebih besar dari dua pertandingan sebelumnya. (cipta permana)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved