Kebakaran di Cianjur

Dinkes Cianjur akan Pasok Obat dan Alat Kesehatan ke Puskesmas Cikalongkulon yang Terbakar

Untuk pasokan obat-obatan dan alkes, lanjut Irfan, pihaknya telah memerintahkan bidang sumber daya kesehatan (SDK) untuk memasok kebutuhan obat-obatan

Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, dr Irfan Nur Fauzi, saat meninjau Puskesmas Cikalongkulon yang terbakar, Sabtu (6/8/2022) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, dr Irfan Nur Fauzi, akan memasok obat-obatan untuk Puskesmas Cikalongkulon yang terbakar.

Ia mengatakan, meski pelayanan akan terganggu, namun ia memastikan kebutuhan obat akan terlayani.

Ia mengaku prihatin dengan peristiwa terbakarnya Puskesmas Cikalongkulon dan pihaknya langsung megambil langkah agar pelayanan kesehatan tetap berjalan normal.

Baca juga: Kerugian Mencapai Rp 1,5 M Akibat Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Terbakar, Obat-obatan Ludes

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa ataupun luka, kata Irfan, kebakaran itu telah meluluhlantakkan gedung farmasi yang merupakan tempat penyimpanan stok obat-obatan dan alat kesehatan.

"Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ini, telah membakar habis gedung farmasi beserta obat-obatan dan alat kesehatan (Alkes) yang ada di dalamnya," katanya, Sabtu (6/8/2022).

Irfan memastikan pelayanan kesehatan di puskesmas itu tetap berjalan normal dengan keterbatasan layanan rawat inap.

"Untuk layanan rawat jalan, dan kegawatdaruratan kita pastikan berjalan normal. Sementara, layanan rawat inap untuk sementara dilakukan terbatas. Karena, sebagian gedung rawat inap juga terbakar," katanya.

Untuk pasokan obat-obatan dan alkes, lanjut Irfan, pihaknya telah memerintahkan bidang sumber daya kesehatan (SDK) untuk memasok kebutuhan obat-obatan dan alkes di puskesmas tersebut.

Baca juga: Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Terbakar, Lima Pasien Rawat Inap Dievakuasi, Obat-obatan Ludes

"Pasokan obat dan alkes akan langsung dilakukan oleh bidang SDK untuk memastikan ketersediaannya. Sehingga, pelayanan kesehatan tetap berjalan normal," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved