Perempuan Garut Jualan Video Asusila

Update Kasus Caca Garut Jual Konten Syur, Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan, Ini Alasannya

Kuasa hukum Caca Garut, Evan Saepul Rohman mengatakan meminta penangguhan penahanan sementara ke penyidik Polres Garut atas kasus video syur

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
Kolase Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Sosok DCAN alias Caca Garut alias DCAN, perempuan jual video syur di Instagram. Ia ditangkap polisi dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Garut, Senin (1/8/2022). Kuasa hukum Caca Garut, Evan Saepul Rohman mengatakan meminta penangguhan penahanan sementara ke penyidik Polres Garut atas kasus video syur. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Seorang ibu muda di Garut terjerat hukum lantaran memperjualbelikan konten video syur milik pribadi di akun Instagramnya.

Pelaku berinisial DCAN (20) alias Caca Garut warga Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kini Caca Garut sedang menjalani serangkaian pemeriksaan di Mapolres Garut, kasusnya pun viral hingga jadi buah bibir warga Garut.

Kuasa hukum Caca Garut, Evan Saepul Rohman mengatakan pihaknya telah meminta penangguhan penahanan sementara ke penyidik Polres Garut.

Permintaan tersebut didasari oleh kondisi pelaku yang merupakan tulang punggung keluarga.

"Update terkini soal kasus DCAN, kami baru mengajukan penangguhan penahanan, dasarnya karena dia tulang punggung keluarga," ujar Evan saat ditemui Tribunjabar.id di ruang kerjanya, Jumat (5/8/2022).

Evan menyebut DCAN juga memiliki seorang anak yang masih berusia tiga tahun.

Baca juga: FAKTA-fakta Caca Garut, Janda Muda yang Jual Konten Syur di Medsos, Saat Live Wajahnya Menggoda

Ia pernah menikah siri pada tahun 2018, namun bercerai dengan suaminya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved